Skip to main content

10 Keterampilan Wirausaha Sukses Yang Harus Dimiliki Saat Membuka Usaha

Keterampilan Wirausaha Sukses - Salah satu hal yang perlu diperhatikan dan menanamkannya ke dalam pola pikir calon pengusaha pemula adalah bahwa kewirausahaan dapat dipraktekkan sehari-hari. Berlatih menjadi pengusaha akan mendorong anda menjadi pengusaha sukses. Dimana setia orang menginginkan sukses sebagai entreprenur. Tapi sangat disayangkan bahwa keinginan besar dan impian tersebut tidak disertai dengan usaha, kerja keras nyata dari setiap individu. Lalu, karena tidak terwujud atau menjadi pengusaha gagal, mereka-mereka itu pun menyalahkan yang pantas disalahkan. 

Mengapa anda ingin menjadi entrepreneur? Seringkali jawaban banyak orang karena ingin menjad sukses atau kaya di atas rata-rata orang kebanyakan. Tanpa pernah berpikir bahwa diperlukan skill untuk menjalan sebuah usaha.

Untuk menjadi seorang pengusaha sukses tentu harus mempunyai keterampilan dan kompetensi dalam menghadapi risiko usaha. Wirausahawan harus mampu menciptakan hal baru, rekatif, dan fleksibel. Bila keterampilan mengelola usaha meningkat, usaha yang dibangun diharapkan memberikan keuntungan. 

Berikut adalah keterampilan-keterampilan seorang wirausaha sukses yang harus dimiliki dalam membuka usaha :
  • Negoisasi
Negoisasi adalah salah satu keterampilan yang perlu dimiliki setiap pengusaha. Anda harus berhasil meningkatkan kesepakatan dengan mitra bisnis, salah satunya melalui kemampuan negoisasi. Kemampuan negoisasi pengusaha bisa dilihat pada aspek keberanian menggali informasi, kesabaran bertahan, keberanian meminta lebih banyak, integritas dan aktivitas sebagai pendengar saat nego. Keterampilan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku bisnis yang tangguh, mengedepankan jiwa wirausahanya. (Baca Juga : Tips Negosiasi Jalan Menuju Sukses)
Negoisasi yang dilakukan oleh para pengusaha melakukan tawar menawar yang berlangsung dengan kesediaan saling memberi dan menerima konsesi diantara negoisator. Sedangka hasil negoisasi yang ingin dicapai, yaitu tercapainya kesepakatan integratif adalah tawar-menawar untuk mencapai win-win solution (Leicki, 2003 : 113 - dr Artikel YUSUF Hamdan, DKK "Kemampuan Negoisasi Pengusaha dalam Meningkatkan Kesepakatan Bisnis) 
wirausaha sukses, pengusaha, entrepreneur, wirausaSementara Menurut Negoisator yang sering bekerjasama, Thomas (2007 : 76) berpendapat "Semakin lama dan dekat hubungan anda, semakin tidak pantas bagi anda untuk memulai dengan penawaran tinggi, dan kepercayaan menggantikan negoisasi.

  • Jaringan Bisnis
buatlah koneksi dengan seseorang yang berpotensi dapat membantu anda dalam bisnis kamu atau sebaliknya. Memang dalam membangun jaringan bisnis pasti ada rasa takut serta penolakan. Anda mungkin bisa berlatih dengan mencoba untuk bersikap ramah kepada orang-orang yang baru sata bertemu. Mengatakan lebih dari biasanya "Haloo..." ke kasir. Bisa juga pada Twitter, menanggapi atau pesan langsung seseorang dan kemudian membawa percakapan ke email. 

  • Menulis
Faktanya adalah menulis sebuah keterampilan yang sangat penting untuk dimiliki sebagai pengusaha. Yang diperlukan untuk menulis rencana bisnis anda. Siapa yang akan mulai mendorong anda keluar untuk menulis konten di blog kamu? Tenu anda dapat menyewa seseorang tapi bagaimana kamu mengetahui konten ditulis dengan baik atau tidak? Jadi berlatihlah, sehari-hari. Menulis diblog pribadi sendiri. Posting tamu pada weblog orang lain. Yakinlah, kualitas tulisan anda akan meningkat dari waktu ke waktu. - Blog Bisnis - Mengapa Perusahaan butuh Blog?

  • Publick Speaking (Berbicara di Depan Umum)
Menurut saya ini yang paling sulit, kelihatannya mudah tapi begitu didepan banyak orang segalanya bisa hilang sekejab. Keterampilan ini sangat penting saat menyuguhkan bisnis ke banyak peserta. Namun, ada bisa melatihnya dengan hal-hal mudah seperti berbicara pada diri sendiri di depan cermin selama 30 menit, berbicara depan keluarga, teman dan ulangi beberapa kali.  Perhatikan kecepatan, nada dan isyarat.

  • Mendelegasikan
Seorang pengusaha sukses perlu mendelegasikan, dan melakukannya dengan baik. Misalnya jika anda seorang blogger, tidak salah menginvestasikan beberapa juta rupiah dengan mendapatkan freelancer untuk menulis 20 artikel untuk anda. Pastikan anda sebagai pemilik usaha tidak ikut turun tangah secara penuh mengurusi pekerjaan yang bisa didelegasikan misalnya membeli tiket, memesan taksi dll. 

  • Kreativitas Inspiratif dan Inovasi
Kemampuan inilah yang akan menjadi seorang pengusaha berbeda dibandingkan pengusaha lainnya. Melihat persaingan yang sangat ketat membuktikan bahwa yang terlambat akan hancur. Inspiratif, mampu menunjukkan sebagai sosok yang penuh inspirasi bagi orang lain terutama mentees

  • Mengelola Keuangan
Saat memulai sebuah bisnis, mungkin anda belum punya cukup orang atau anggaran untuk mempekerjakan seorang akuntan untuk mengelola keuangan usaha kamu. Keterampilan itu sangat diperlukan pencatatan keuangan yang rapi dan teliti, menganalisis untung rugi, alokasi yang akan digunakan investasi kembali. Banyak rencana bisnis yang gagal mencapai target di atas kertas hanya karena penulisan keuangan tak bisa dikalkulasi.

  • Manajemen Waktu dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Sebagai bos atau pemilik usaha anda harus memiliki keterampilan rekrutmen karyawn, pengembangan sumber daya manusia, evaluasi kinerja dan membuat karyawan anda nyaman bekerja pada bisnismu. Juga kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan, menggerakan (memotivasi), dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.Selain itu, anda juga harus tetap disiplin dalam mengatur waktu agar semua pekerjaan bisa terselesaikan sesuai target bersama. Karena dalam sebuah bisnis, sedikit kesalahan saja bisa mengakibatkan kerugian besar. 

Ditambah dengan rutinitas setiap hari dan segudang pekerjaan. Sebaiknya anda mengetahui mana yang tugas yang lebih diprioritaskan agar jalannya bisnis berjalan lancar. Pintar membagi waktu antara usaha, mitra bisnis maupun bersama keluarga.

  • Marketing dan Penjualan
Tentu anda menyadari saat membuka sebuah usaha, agar bisnis anda dapat berjalan  dan bersaing dengan kompetitor yang gencar berpromosi dan menjual. Jika anda punya anggaran khusus untuk memberikan bagian promosi kepada pihak kedua tetap saja, anda harus mengerti. Maka keterampilan marketing dan sales menjad menu wajib untuk terus dikembangkan karena itu menjadi tombak keberhasilan bisnis. 

  • Mengetahui Strategi
Mengatahui strategi/cara bersaing. Wirausaha, harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan
ancaman (threat) dininya dan pesaing. Ia hanus menggunakan analisis SWOT baik terhadap dininya maupun terhadap pesaing.
  • Komunikatif, kekuatan dalam mengembangkan hubungan dan hubungan dengan orang lain

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Perbedaan Antara Pedagang Besar, Distributor dan Pengecer

Produk yang dibeli dari toko favorit Anda sering melibatkan distribusi dari berbagai sumber. Mendapatkan produk ke pasar sebagian besar membutuhkan saluran pemasaran yang efektif untuk perusahaan yang memproduksi barang tahan lama dan produk lainnya. Rantai pasokan biasanya menampilkan berbagai perantara antara produsen dan konsumen. Rantai pasokan yang paling umum adalah distributor, grosir dan pengecer. Perbedaan di antara mereka melibatkan beberapa faktor, tetapi dapat digambarkan hanya sebagai perbedaan dalam jumlah satu produk yang mereka miliki. Mendapatkan produk apa pun dari pabrik untuk dibeli oleh konsumen melibatkan rantai pasokan. Distributor adalah titik kontak langsung pabrik untuk calon pembeli produk tertentu. Pedagang grosir membeli sejumlah besar produk langsung dari distributor. Pengecer membeli barang dalam jumlah kecil dari distributor atau grosir. Distributor Bekerja Dengan Pabrik Distributor sering memiliki hubungan bisnis dengan manufaktur yang mereka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...