Skip to main content

Apa Manfaat dari Sosial Media Marketing?

Sosial media marketing adalah suatu proses atau suatu tindakan pemasaran melalui situs web media sosial seperti Facebook, Twitter dan You Tube dan lain-lain. Saat ini media sosial marketing dapat terhubung dan berinteraksi dengan orang-orang/ penonton yang bersifat pribad atau lebih luas. Sehingga platform ini menjadi tempat berkumpulnya antara pebisnis dan konsumen. Konsumen pun bahkan banyak menggunakan media sosial dalam mencari informasi tentang sebuah produk. Jadi manfaatnya begitu banyak bagi banyak orang. Jika digunakan untuk hal positif, jejaring sosial sangat banyak memberikan keuntungan bagi pemakainya. Terlebih bagi bisnis yang ingin meningkatkan penjualan. Sosial media sekarang telah memiliki peran penting dalam strategi pemasaran bagi bisnis kecil maupun besar. Salah satu kunci sukses bagi seluruh bisnis dengan mengenal pelanggannya lebih dekat. Sosial media membuat proses pengenalan ini menjadi lebih mudah dibandingkan dengan sebelumnya. Banyak UKM di seluruh dunia telah menemukan cara bagaimana sosial media dapat memberikan kontribusi kesuksesan dan perkembangan pada segala aspek.

Ada begitu banyak manfaat dari pemasaran media sosial. Berikut adalah empat manfaat utama dari media sosial marketing :
    Apa Manfaat dari Sosial Media Marketing?
  • Beberapa penelitian menyimpulkan 89% dari pemasar mengatakan bahwa media sosial seperti Twitter, Facebook dan You Tube menghasilkan Eksposur bisnis yang lebih bagi semua orang di dunia ini
  • Anda harus setuju bahwa 69% dari pemasar banyak menggunakan media sosial untuk mengumpulkan informasi  dari pasar itu.
  • Salah satu hal besar adalah bahwa 62% dari pemasar yang menggunakan media sosial selama lebih dari 2 tahun melaporkan kenaikan dalam peringkat mesin pencari
  • Bahwa 63% dari bisnis dengan 10 Karyawan atau kurang melaporkan bahwa media sosial seperti facebook dan twitter telah mengurangi biaya pemasaran.
Tambahan....
  • Sosial Media Untuk Menambah pengetahuan
  • Sosial Media Merupakan Cara Yang Mudah Untuk Mencari Tahu Lebih Banyak Mengenai Pelanggan Anda
  • Lebih Dekat Dengan Konsumen Melalui Sosial Media
  • Sosial Media Meningkatkan Brand Awareness Dan Promosi Dengan Biaya Yang Minim
Hasil Studi Sosial Media dan Bisnis 
Menurut studi di ExpertMarket banyak bisnis yang tidak mengerti apa yang harus dipost di sosial media. Sementara 71% konsumen mengatakan mengikuti sosial media untuk info promosi/diskon dan 66% lainnya mengaku untuk mendapatkan udpate produk terbaru. Sementara hampir setengah dari konsumen terhubung dengan sosial media brand untuk berkomunikasi dengan customer service. 
Sedangkan online review dari konsumen masih memegang peran penting dalam penjualan. Dengan 61% konsumen yang mengaku bahwa review atau testimonial disebuah website sangat mempengaruhi keputusan berbelanja mereka. (dikutip dari progresstech.co.id)
Baca Juga : Strategi Pemasaran Media Sosial Yang Efektif

Jadi, anda tidak perlu ragu untuk fokus menggunakan jejaring sosial untuk meningkatkan pemasaran usaha anda. Karena dibandingkan marketing yang lain, cara ini juga sudah terbukti dapat membantu pebisnis yang baru dalam mempromosikan produk atau jasanya. 

Sumber by Miesornop

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...