Skip to main content

Top 4 Cara Untuk Membawa Bisnis Offline Ke Online

Top 4 Cara Untuk Membawa Bisnis Offline Ke Online Hari gini masih offline! Gaptek sih boleh gaptek, tapi bukan berarti harus mendiamkan bisnis anda tidak tersentuh oleh dahsyatnya online. Usaha apa pun yang anda jalani saat ini, baik usaha kecil menengah(ukm) yang dikatakan tak layak masuk dalam dunia internet. Saya pikir pola pikir itu sudah seharusnya dibuang jauh-jauh. Ubah pola pikir anda, bahwa jenis usaha apa pun bisa dibawa ke dunia online. 

Saya yakin anda pasti bertanya, keuntungannya apa sih? Iya, jelas banyak bangat! Membawa bisnis anda ke dunia online. Salah satunya meningkatkan penjualan.

Kalau tidak salah, pada tahun 2014, setiap bisnis harus memiliki kehadiran online. Di mana anda memilih untuk memulai, semua tergantung pada jenis bisnis yang anda miliki dan tujuan utama dari menjadi online. Beberapa bisnis mungkin untuk mendapatkan penjualan lebih banyak, sedangkan beberapa bisnis lainnya mungkin hanya untuk mendapatkan basis penggemar yang lebih besar dan mendorong orang untuk datang dan mengunjungi mereka.
Berikut 4 Cara Untuk Membawa Bisnis Offline Ke Online :
  • 1) Membangun Halaman Facebook
Halaman facebook untuk bisnis telah berubah dari sebuah 'pilihan yang baik' beberapa tahun yang lalu, baru-baru ini berubah menjadi 'harus dimiliki'. Media sosial, Ini menjadi tempat yang bagus untuk terhubung dengan pelanggan anda, berbagi (share) berita dan gambar menarik. Hal ini juga membuat hal-hal menjadi jauh lebih mudah bagi orang-orang yang ingin berbagi tentang bisnis anda dengan teman-teman mereka. Mereka dapat mengirim melalui link secara cepat, dan siapa pun dapat melihat melalui dinding bisnis anda dalam hitungan detik. Bahkan saat ini promosi melalui media sosial sangat membantu pengusaha untuk meningkatkan penjualan. (Baca Juga5 Tips Facebook Pemasaran Tanpa Uang Seperpun)

  • 2) Masuk Direktori Bisnis Lokal
Anda tahu The Yello Pages, kan? Buku besar kuning, yang berisi setiap alamat bisnis beserta semua rincian kontak anda. Nah, hal-hal itu sudah tidak terlalu dipakai saat ini, dan sekrang anda dapat menemukannya di 'buku' dalam bentuk website, Yell.com

Mengirimkan bisnis anda ke situs-situs tersebut dengan lokasi, nomor telepon, yang bisa dibuka kapan saja oleh orang lokal di dekat anda . Jangan hanya masukkan di Yell.com, sertakan juga ke situs-situs yang sama. Sehigga besar kesempatan orang lain mengetahui keberadaan bisnis anda.

Salah satunya yang paling sangat berpengaruh adalah mendaftarkan bisnis anda ke google map bisnis. Kalian tahu sendirikan, bahwa google saat ini merupakan aplikasi mesin pencari yang paling banyak di pergunakan setiap orang untuk mencari apa pun. Google Map Bisnis hadir membantu anda untuk masuk ke direktori google. 

bisnis online , bisnis offline, pengusaha sukses

  • 3) Membuat Website Sendiri
Bahkan jika anda tidak berencana untuk menjual produk secara online, situs web anda sendiri adalah satu hal yang pasti harus dimiliki. Belanja online yang semakin pesat, toko-toko online semakin banyak, toko offline harus benar-benar tutup karena tidak mampu bersaing dengan bisnis online atau usaha yang tidak percaya dengan dunia online. Jadi jika anda mendirikan toko online, selain untuk menjual, akan tetapi agar bisnis anda dilihat banyak orang.

Sangat penting untuk membuat website bahkan jika anda tidak ingin menjual produk secara online, tapi itu bisa menjadi aset untuk bisnis anda dan itu menambag semua visibilitas penting untuk bisnis anda untuk membantu tumbuh. (Baca JugaTips Membuat Website E-Commerce Sarana Bisnis Lebih Baik)

  • 4) Memanfaatkan Pelanggan Anda
Pelanggan yang sudah ada adalah alat terbaik untuk promosi. Mereka memiliki kemampuan untuk menyebarkan informasi bisnis anda dan semua yang harus anda lakkan adalah mencoba dan membuatnya mudah bagi mereka. Jadi, ketika anda membuat website baru atau halaman facebook, jangan lupa untuk memastikan pelanggan anda yang tahu dan yang pertama mengetahuinya. Tambahkan URL ke kartu bisnis anda, selebaran, poster di toko, bahkan pada kuitansi. (Baca Juga4 Tips Media Sosial Marketing Untuk Meningkatkan Keterlibatan Pelanggan)

Setelah pelanggan anda terhubung ke halaman web baru anda, anda dapat mengambil dari sana dan memperluas komunitas online anda.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...