Skip to main content

Daftar Orang Terkaya di Dunia, Bill Gates Hartanya Rp 1.000 Triliun

Media asal China, Hurun Report Inc., baru saja merilis Hurun Global Rich List 2017. Laporan tersebut memuat daftar orang kaya di negeri tirai bambu dan dunia. Dalam daftar tersebut, peringkat 10 besar terkaya dunia didominasi oleh miliuner dari Amerika Serikat (AS). Ada delapan orang AS yang masuk peringkat 10 besar terkaya dunia. Hanya Amancio Ortega si pemilik merek Zara dari Spanyol dan Carlos Slim Helu dari Meksiko saja yang bukan berasal dari AS. Peringkat pertama orang terkaya dunia masih dipegang Bill Gates si pendiri Microsoft dengan kekayaan Rp 1.000 triliun lebih. Simak daftar 10 orang terkaya dunia di bawah ini seperti dikutip dari Hurun Global Rich List 2017, Rabu (8/3/2017).

10. Michael Bloomberg (74)
Perusahaan: Bloomberg
Sektor: Media
Kekayaan: US$ 42 miliar (Rp 558 triliun)

9. David Koch (76)
Perusahaan: Koch Industries
Sektor: Energi
Kekayaan: US$ 43 miliar (Rp 571 triliun)

8. Charles Koch (81)
Perusahaan: Koch Industries
Sektor: Energi
Kekayaan: US$ 43 miliar (Rp 571 triliun)

7. Carlos Slim Helu (76) dan keluarga
Perusahaan: America Movil
Sektor: Investasi
Kekayaan: US$ 46 miliar (Rp 611 triliun)

6. Larry Ellison (72)
Perusahaan: Oracle
Sektor: Teknologi
Kekayaan: US$ 48 miliar (Rp 638 triliun)

5. Mark Zuckerberg (32)
Perusahaan: Facebook
Sektor: Teknologi
Kekayaan: US$ 58 miliar (Rp 771 triliun)

4. Amancio Ortega (80)
Perusahaan: Inditex
Sektor: Ritel
Kekayaan: US$ 69 miliar (Rp 917 triliun)

3. Jeff Bezos (53)
Perusahaan: Amazon
Sektor: Ritel Online
Kekayaan: US$ 72 miliar (Rp 957 triliun)

Daftar Orang Terkaya di Dunia, Bill Gates Hartanya Rp 1.000 Triliun2. Warren Buffett (86)
Perusahaan: Berkshire Hathaway
Sektor: Investasi
Kekayaan: US$ 78 miliar (Rp 1.037 triliun)

1. Bill Gates (61)
Perusahaan: Microsoft
Sektor: Teknologi
Kekayaan: US$ 81 miliar (Rp 1.077 triliun)

Sumber dari Detik Finance

Comments

Popular posts from this blog

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Tips Fokus Memulai Usaha Kuliner Bagi Pemula

Usaha kuliner adalah salah satu jenis bisnis yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Bisnis kuliner merupakan salah satu jenis bisnis yang tidak ada matinya. Karena makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok utama manusia. Namun, walaupun demikian bukan berarti setiap orang yang membuka usaha kuliner sukses semuanya. Bahkan ada yang tidak bertahan lama dan akhirnya gulung tikar. Mungkin mereka berpikir bahwa kalau menjual makanan akan disukai. Ingat, saat ini bukan anda saja yang berpikir untuk memulai bisnis makanan. Di era persaingan yang sangat ketat, kita dituntut untuk dapat bergerak cepat. Untuk itu bagi Anda pemula di dunia bisnis di harapkan dapat bersaing dan mengikuti ritme persaingan yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan usaha kecil menengah (UKM) di beberapa daerah di Indonesia, rata-rata pendapatan para pengusaha makanan dan minuman kaki lima dan rumahan berada di atas rata-rata upah minimum regional (UMR), menarik bukan? Sebelum memulai usaha...