Skip to main content

10 Pekerjaan Paling Bikin Stres

Buat sebagian orang, setiap menit perjalanan di pagi hari selalu membuat stres. Tapi, beberapa pekerja mengalami stres yang lebih parah dibanding pekerja lain, terutama karena jenis pekerjaan yang menuntut tenggat waktu, memiliki risiko fisik, dan masalah publik. Setiap tahun, Career Cast membuat daftar pekerjaan yang paling membuat stres. Begitu juga di 2017, mereka mengeluarkan daftar 10 jenis pekerjaan yang paling bikin stres.

Untuk mengembangkan daftar tersebut, Career Cast menganalisis pekerjaan berdasarkan 11 faktor, termasuk potensi bepergian, pengembangan karier, persaingan, tenggat waktu, risiko cedera atau kematian, risiko pada faktor kehidupan yang lain, dan bekerja di ruang publik. Semakin banyak faktor yang masuk dalam potensi pekerjaan itu, semakin membuat stres pekerjaan tersebut, begitu analisa Career Cast. Berikut ini jenis pekerjaan yang paling membuat stres itu, seperti dilansir Glamour.

1. Tentara
Apapun kesatuannya, Angkatan Laut, Darat, atau Udara, menjadi anggota militer dianggap paling bikin stres. “Pekerjaan ini memiliki risiko tinggi yang membahayakan fisik diri sendiri atau orang lain,” tulis Career Cast.

2. Pemadam kebakaran
Seperti anggota militer, menjadi petugas pemadam kebakaran juga memiliki risiko yang sama besar, termasuk menyelamatkan nyawa dan harta orang lain.

3. Pilot
Bepergian dengan pesawat terbang memang lebih aman daripada mengemudikan mobil sendiri. Tapi, coba bayangkanlah tekanan yang dipikul pilot dalam menerbangkan ratusan orang dengan selamat dan terhindar dari malapetaka.

4. Polisi
Petugas kepolisian menanggung stres yang sama dengan tentara dan petugas pemadam kebakaran. Namun, Career Cast juga mengingatkan banyak orang yang mendapat kepuasan luar biasa dari pekerjaan dengan tingkat stres yang tinggi dan berbahaya.
10 Pekerjaan Paling Bikin Stres

5. Kordinator acara
Merencanakan sebuah acara yang bagus dan sempurna jelas tidak mudah. Satu kesalahan kecil akan merusak reputasi dan membuat kita harus menghadapi sederet wajah marah.

6. Wartawan media cetak
“Bekerja dengan tenggat waktu yang ketat dan kekhawatiran ada tuntutan hukum atau pengurangan karyawan sungguh membuat stres,” jelas Career Cast.

7. Eksekutif perusahaan
Menjalankan perusahaan tidak seperti berjalan di taman. Meski bergaji besar, profesi ini juga menuntut tanggung jawab yang sangat besar, jangan sampai perusahaan merugi.

8. Humas
Seperti wartawan, petugas humas juga bekerja di area publik dan dikejar tenggat sehingga berpotensi menyebabkan stres.

9. Sopir taksi
Berputar-putar menyusuri jalan-jalan di kota sungguh membuat stres, apalagi dengan tingkat kemacetan yang makin tinggi serta cuaca buruk. Belum lagi para supir ini harus bersaing dengan moda transportasi berbasis online.

10. Reporter media elektronik
Tak berbeda dari wartawan media cetak, reporter media elektronik juga dikejar tenggat dan kekhawatiran akan tuntutan hukum bila salah membuat berita.

Sumber : Tempo

Comments

Popular posts from this blog

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Tips Fokus Memulai Usaha Kuliner Bagi Pemula

Usaha kuliner adalah salah satu jenis bisnis yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Bisnis kuliner merupakan salah satu jenis bisnis yang tidak ada matinya. Karena makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok utama manusia. Namun, walaupun demikian bukan berarti setiap orang yang membuka usaha kuliner sukses semuanya. Bahkan ada yang tidak bertahan lama dan akhirnya gulung tikar. Mungkin mereka berpikir bahwa kalau menjual makanan akan disukai. Ingat, saat ini bukan anda saja yang berpikir untuk memulai bisnis makanan. Di era persaingan yang sangat ketat, kita dituntut untuk dapat bergerak cepat. Untuk itu bagi Anda pemula di dunia bisnis di harapkan dapat bersaing dan mengikuti ritme persaingan yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan usaha kecil menengah (UKM) di beberapa daerah di Indonesia, rata-rata pendapatan para pengusaha makanan dan minuman kaki lima dan rumahan berada di atas rata-rata upah minimum regional (UMR), menarik bukan? Sebelum memulai usaha...