Skip to main content

Jenis Investasi yang Cocok Untuk Pensiunan

Orang tidak hanya butuh investasi untuk menjamin kehidupan masa pensiun yang sejahtera. Saat sudah pensiun sekalipun, orang butuh memiliki investasi karena tidak ada yang dapat menebak kapan seseorang akan meninggal dunia. Namun, jenis investasi bagi pensiunan tidak sekadar memberi imbal hasil yang menarik. Namun, memberikan syarat lain yakni bisa dikelola sendiri untuk menghilangkan kebosanan saat tidak lagi memiliki pekerjaan tetap. Kalau begitu, apa saja sih jenis investasi yang ideal.

Berikut adalah Jenis Investasi yang Cocok untuk Pensiunan :

Peternakan atau perikanan
Banyak sekali pensiunan yang berinvestasi di sektor ini. Dan, alasannya adalah lebih karena kesibukan selain memang menawarkan hasil lumayan. Jika lahan tempat tinggal kamu tidak cukup atau tinggal di perumahan padat penduduk, sebaiknya beli lahan di daerah perdesaan.

Selain harga tanah masih murah, di daerah perdesaan harga pakan dan kebutuhan ternak lainnya lebih murah dan mudah diperoleh. Bagi yang berminat bisa mencoba ternak Kambing Etawa. Selain menghasilkan daging, susu kambing jenis ini juga cukup diminati.

Untuk lahan, sediakan sekitar 20-30 meter persegi. Jumlah tersebut cukup untuk sekitar 15 ekor kambing. Nah, untuk perawatan kambing dan kandang sehari hari, kamu bisa bekerjasama dengan penduduk desa sekitar dengan sistem bagi hasil.

Jenis Investasi yang Cocok Untuk Pensiunan

Sewa properti
Alternatif lain yang bisa dicoba adalah sewa-menyewa properti. Kamu bisa pilih mau menjadi juragan kost atau rumah kontrakan. Jenis investasi satu ini lebih santai. Kamu cuma perlu mengontol uang sewa dan kondisi rumah.

Namun, kalau jumlahnya cukup banyak, misalnya, juragan kost dengan 10 kamar maka waktu yang kamu curahkan pasti jauh lebih banyak. Untuk investasi sewa properti, cari lokasi yang dekat dengan kampus, perkantoran atau pabrik. Tergantung pada segmen masyarakat apa yang ingin disasar.

Trading saham
Pasti sudah sering mendengar instrumen investasi satu ini. Nah, buat yang belum mengenalnya lebih dekat, investasi saham merupakan penanaman modal yang berhubungan dengan pembelian dan penyimpanan saham pada sebuah pasar modal.

Investor biasanya memperoleh keuntungan dari dividen (pembagian laba) dan capital gain (kenaikan harga saham). Ada dua cara menghasilkan uang dari saham. Pertama dengan berinvestasi jangka panjang.

Di sini kamu hanya butuh analisis prospek sebuah saham secara jangka panjang dan kesabaran untuk menunggu pertumbuhan kinerjanya. Kedua, trading yakni aktivitas jual-beli saham dalam jangka pendek untuk memperoleh keuntungan dari naik dan turunnya harga saham secara harian.

Nah, buat kamu pensiunan, menjading trader saham adalah alternatif yang menarik. Selain bisa dikerjakan dari rumah, aktivitas ini pasti bisa membuat waktu pensiun lebih sibuk. 

Trading forex
Foreign Exchange (Forex) atau perdagangan mata uang asing merupakan salah satu bentuk investasi yang bisa jadi alternatif lain. Di Indonesia, Forex belum begitu tenar, tetapi di luar negeri instrumen ini menjadi salah satu investasi yang umum. Sama seperti saham, kamu para pensiunan juga bisa menjadi trader forex.

Investasi waralaba
Bagi kamu yang punya modal cukup besar, investasi di sektor waralaba ritel cukup menarik dan menjanjikan. Saat ini sudah banyak ritel yang menawarkan waralaba. Sebagai investor, kamu cukup menyediakan lahan dan modal.

Sementara, pewaralaba akan memberikan sistem, sumber daya manusia dan pasokan barang-barang. Di luar lahan, waralaba satu ini mensyaratkan modal sneilai Rp 500 jutaan. (Sumber by cekaja.com/info/jenis-investasi-yang-cocok-saat-kamu-pensiun-kelak/)

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Perbedaan Antara Pedagang Besar, Distributor dan Pengecer

Produk yang dibeli dari toko favorit Anda sering melibatkan distribusi dari berbagai sumber. Mendapatkan produk ke pasar sebagian besar membutuhkan saluran pemasaran yang efektif untuk perusahaan yang memproduksi barang tahan lama dan produk lainnya. Rantai pasokan biasanya menampilkan berbagai perantara antara produsen dan konsumen. Rantai pasokan yang paling umum adalah distributor, grosir dan pengecer. Perbedaan di antara mereka melibatkan beberapa faktor, tetapi dapat digambarkan hanya sebagai perbedaan dalam jumlah satu produk yang mereka miliki. Mendapatkan produk apa pun dari pabrik untuk dibeli oleh konsumen melibatkan rantai pasokan. Distributor adalah titik kontak langsung pabrik untuk calon pembeli produk tertentu. Pedagang grosir membeli sejumlah besar produk langsung dari distributor. Pengecer membeli barang dalam jumlah kecil dari distributor atau grosir. Distributor Bekerja Dengan Pabrik Distributor sering memiliki hubungan bisnis dengan manufaktur yang mereka...

Inilah 20 Orang Sukses dan Kaya Raya di Usia Tua

Mendirikan usaha sendiri seringkali menjadi jalan terbaik bagi mereka yang sulit mendapat pekerjaan. Tapi, umur sudah cukup tua. Jangan buat itu sebagai alasan, karena banyak orang yang mencapai kesuksesannya di usia 40 tahun. Meski usianya masih 30-an bahkan 20-an tahun, ada beberapa anak muda yang merasa sudah terlambat untuk memulai usaha atau memulai karier. Misalnya, mereka bercita-cita ingin menjadi atlet. Karena sudah berkepala 2, semangat mereka surut duluan lantaran merasa sudah terlalu tua untuk meniti karier sebagai atlet.  Memang, untuk para atlet, pemain musik, dan penari yang gemilang mulai belajar dan meniti karier mereka sejak usia 4 tahun. Sehingga, mereka menjadi sangat mahir di usia belasan dan 20-an tahun. Tapi, bukan berarti memulai usaha atau belajar sesuatu yang baru menjadi sia-sia di usia 30-an atau bahkan 20-an tahun. Tahukah kamu, ada beberapa orang besar yang mencapai keberhasilan dalam hidupnya di usia 40 bahkan 50 tahun?  Berikut adalah o...