Skip to main content

5 Cara Memperluas Jaringan Bisnis

Sebuah bisnis akan sulit berkembang tanpa adanya relasi di dalamnya. Lalu apa yang harus dilakukan oleh pelaku usaha dalam rangka mengembangkan jaringan koneksinya? 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan, namun yang terpenting adalah take action. Bersikap pasif tentu akan membuat Anda kehilangan peluang dalam mempeluas jaringan bisnis, berikut beberapa pola pikir yang dapat Anda terapkan untuk memperluas jaringan bisnis:

1. Anggap setiap orang yang Anda temui adalah penting
Mulai saat ini ubahlah mindset Anda, anggaplah orang-orang di sekitar Anda adalah orang-orang yang penting dan harus diperlakukan dengan baik dan rasa hormat.

2. Aktif berinteraksi
5 Cara Memperluas Jaringan BisnisJangan hanya fokus berinteraksi pada satu kelompok tertentu saja. Bersikap terbuka dengan bergabung dengan beberapa komunitas yang bukan mainstream Anda akan membuka peluang yang lebar dalam membangun jaringan.

3. Setiap orang memiliki kebutuhan
Masing-masing orang mempunyai kebutuhan yang berbeda-beda tentunya. Dengan menyadari hal tersebut maka ini merupakan kesempatan yang harus Anda manfaatkan sebaik mungkin untuk menangkap peluang yang ada. Anda bisa mengetahui kebutuhan orang yang Anda kenal atau mungkin menghubungkan mereka dengan pihak lain yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dengan demikian Anda bisa memperluas jaringan bisnis Anda.

4. Setiap orang memiliki orang terdekat
Jangan pernah memandang remeh seseorang, bisa saja orang tersebut memiliki teman atau keluarga yang mungkin dapat membantu Anda dalam mengembangkan usaha. Tanamkan pada diri Anda bahwa orang yang Anda kenal memiliki potensi untuk mengembangkan bisnis.

5. Menjalin komunikasi
Lakukan pendekatan pada mereka dengan menjalin komunikasi yang saling menghormati akan membuat orang yang Anda temui merasa nyaman dan dihargai. 

Komunikasi yang seperti itu akan membentuk hubungan yang Anda bangun menjadi lebih awet dan memungkinkan jaringan Anda semakin berkembang.

Berkembangnya jaringan bisnis yang Anda miliki tentu akan menentukan seberapa keuntungan yang Anda bisa dapatkan pada bisnis Anda. Jadi tunggu apalagi? Kembangkan jaringan bisnis Anda mulai dari sekarang.

Sumber dari https://finance.detik.com/peluang-usaha/d-3358218/5-cara-memperluas-jaringan-bisnis

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...