Skip to main content

Tips Mudah Mendapatkan Kredit Modal Usaha/Kerja

Berwirausaha adalah salah satu jawaban yang bisa Anda lakukan sebagai pengganti dari pekerjaan kantoran atau usaha sampingan. Tetapi tetap saja, modal usaha merupakan faktor penting untuk memulai sebuah bisnis. Kredit modal usaha adalah dana atau kredit yang didapatkan dari lembaga keuangan. Kredit Modal Kerja (KMK) adalah fasilitas kredit modal kerja yang diberikan baik dalam rupiah maupun valuta asing untuk memenuhi modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha dengan jangka waktu maksimal 1 tahun. Kredit modal usaha juga merupakan Fasilitas kredit yang diberikan oleh pemberi pinjaman dalam hal ini bank yang diperuntukan membiayai operasional usaha termasuk kebutuhan untuk pengadaan bahan baku, proses produksi, piutang dan persediaan. Meminjam dana kredit modal usaha ke bank adalah salah satu jawaban yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan modal awal dalam berwirausaha,

Berikut adalah tips mudah mendapatkan kredit modal usaha/kerja;
  • Mulailah dari Bisnis Kecil
Pihak bank mana pun tidak akan memberikan kredit modal usaha kalau anda belum punya usaha. Sehingga sebagian besar modal usaha ditolak karena pihak bank berpikiran bisnis anda belum teruji keberhasilannya. Tentu, pihak peminjam dan pemberi pinjaman pun tidak mau mengalami kerugian. Apalagi pihak pemberi pinjaman. 

  • Membuat Laporan Keuangan/ Laporan Keuangan Yang Bersih
Setelah membuat usaha dari skala kecil, hal selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan membuat laporan keuangan serapi dan sejelas mungkin. Karena si pemberi pinjaman akan selalu meminta laporan keuangan usaha anda. Karena mereka akan memperhatikan apakah bisnis anda layak untuk diberi kredit modal kerja. Laporan keuangan ini pun berfungsi sangat baik bagi Anda untuk perkembangan usaha kedepannya.

  • Buatlah Rekening Khusus Usaha
Si pemberi pinjaman akan semakin yakin jika melihat rekening usaha anda sangat baik. Dengan rekening usaha, anda secara otomatis bisa mencatat dengan jelas berapa pemasukan dan pengluaran rutin dari bisnis. Gunakan salah satu rekening tersebut sebagai rekening usaha sehingga dana pribadi dan hasil dari usaha tersebut tidak akan bersatu.

  • Pertahankan Riwayat Kredit yang Baik
Bank Indonesia telah memiliki teknologi Sistem Informasi Debitur (SID) di mana data setiap orang yang pernah melakukan kredit akan terekam dengan baik di sana dan bisa diakses oleh setiap Bank. Jadi Bank akan mengetahui kapan anda pernah meminjam, atau berapa utang belum dibayar. Jelas, kalau riwayat usaha anda atau pribadi buruk kemungkinan besar proposal pinjaman kredit usaha yang diajukan ditolak.

  • Bersikap Jujur
Lebih baik jujur, jangan berpikir kalau pihak bank bodoh. Mereka pintar, teliti, dan tentu tidak mau rugi. Jadi berikanlah dokumen-dokumen dan berkas-berkas yang sesuai dan asli dan juga berhubungan langsung dengan usaha yang sudah Anda mulai. Pemalsuan dokumen bisa menjadi salah satu proposal pinjaman kredit anda ditolak.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...