Skip to main content

Tips Memilih Asuransi Jiwa Yang Tepat

Tips Memilih Asuransi Jiwa Yang Tepat - Asuransi jiwa adalah program perlindungan dalam bentuk pengalihan resiko ekonomis atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan. Jika dianalogikan, asuransi jiwa sering diandaikan sebagai payung di rumah anda, pelampung di kapal atau pesawat udara. Sangat dibutuhkan karena berguna pada saat tertentu tetapi seringkali tidak terpikirkan ketika keadaan aman. Jadi asuransi jiwa sangat dapat diandalkan terutama pada saat situasi yang tidak diinginkan terjadi. Asuransi jiwa adalah suatu kontrak perjanjian antara Anda sebagai pemegang polis atau tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung yang mana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah nominal uang jika terjadi risiko kematian terhadap pihak pemegang polis asuransi. Asuransi khususnya sangat berguna bagi pria yang telah menikah, dengan beberapa anak yang masih kecil. Harapan dan impian untuk memberikan kehidupan yang memadai bagi keluarganya akan hancur karena suatu musibah – kematian. Asuransi jiwa mempunyai fungsi sebagai perlindungan ketika tertanggung meninggal dunia. Perusahaan asuransi akan memberikan uang pertanggungan kepada orang-orang yang ditinggalkan.

Asuransi jiwa perlu kita miliki dengan tujuan agar kebutuhan ekonomi tidak terganggu akibat terjadinya resiko terhadap pencari nafkah selama masa- masa produktif; atau untuk persiapan hari tua yang bahagia dan sejahtera. Namun beberapa dari Anda mungkin juga mengalami kesulitan mengenai bagaimana memilih asuransi jiwa yang tepat. Berikut berbagai pertimbangan yang dapat Anda lakukan sebelum memilih asuransi jiwa untuk Anda dan keluarga Anda
  • Sesuaikan Dengan Kebutuhan Anda

Pertama sebelum membeli sesuatu tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan. Karena pada umumnya perusahaan asuransi menawarkan lebih dari satu produk, jadi pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan buru-buru, mereka pasti menunggu dan sabar menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari setiap produk asuransi tersebut. Misalnya, biaya pendidikan anak, jaminan hari tua atau penyakit kritis yang mungkin akan dapat terjadi. Pelajari dan bandingkan antara produk asuransi satu dengan produk asuransi yang lainnya, dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

  • Biaya Premi/ Anggaran

Jika tidak ada anggaran yang cukup, mana mungkin bisa membeli produk asuransi tersebut. Pastikan dulu apakah, penghasilan anda cukup untuk membayarnya setiap bulan. Karena jika berhenti ditengah jalan akhirnya anda mengalami kerugian.

  • Kredibilitas Perusahaan Asuransi Yang Anda Pilih

Ingat, banyak perusahaan asuransi yang menawarkan berbagai jenis produk asuransi. Jangan menyepelekan hal ini. Pastikan apakah perusahaan asuransi yang Anda pilih tidak bermasalah. Anda bisa melihat laporan keuangannya melalui surat kabar, atau media massa lainnnya. Lihat peringkat serta ratingnya.

  • Pelayanan 24 Jam

Pilihlah asuransi perusahaan asuransi yang  menawarkan pelayan ekstra. Seperti memiliki layanan pelanggan 24 jam. Hal ini  tentu akan membantu Anda nantinya, jika membutuhkan informasi mengenai detail produk asuransi jiwa kapanpun Anda butuhkan. 

  • Lakukan Selagi Anda Sehat

Jelas sekali, kebanyakan perusahaan asuransi akan menolak calon klien yang mereka rasa tidak sehat. Apalagi ketika anda sakit, lalu mendaftarkan asuransi. Maka, mereka pasti menolaknya. Jika dalam kondisi sehat, premi yang dibayarkan akan minimal dibandingkan jika Anda membelinya pada saat sudah sakit. Lakukan sedini mungkin, selagi Anda sehat.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...