Skip to main content

Bisnis Gagal Adalah Awal dari Kesuksesan, 14 Penyebab Bisnis Gagal

Bisnis gagal adalah suatu usaha yang tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan (bangkrut) atau tidak mendapatkan keuntungan. Kegagalan bisnis bukan karena anda bodoh, bukan lulusan bisnis namun mungkin saja karena anda belum memahami dan mengerti strategi dalam berbisnis tersebut. Sering dikatakan bahwa lebih dari separuh bisnis baru, gagal di tahun pertama. Tapi, jangan karena hal tersebut membuat anda enggan memulai sebuah usaha. Kegagalan bukanlah hal yang baru bagi bisnis namun kegagalan merupakan pelajaran baru yang harus dikalahkan. Kegagalan dalam bisnis bisa saja terjadi tetapi tahukah Anda bahwa mungkin saja itu terjadi karena diri kita sendiri – bukan faktor eksternal. Kita memang tidak bisa memprediksi sebuah bisnis akan berhasil atau gagal. Namun, kita bisa belajar dari kesalahan orang lain yang pernah mengalami kegagalan. Banyak usaha yang dijalankan oleh orang-orang yang belum memiliki pemahaman dan pengalaman tentang bisnis yang mereka jalankan. Jadi gagal dalam bisnis jangan dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan namun jadikan kegagalan sebagai pembelajaran serta tantangan agar bisa bangkit dan membangun kembali bisnis yang baru.

Berikut adalah penyebab umum mengapa bisnis anda gagal;
  • Modal Sangat Minim - Bila modal cukup bisnis bisa lebih maksimal dijalankan namun bila modal dalam berbisnis tersebut kurang tentu saja hal ini bisa menjadi penghalang bisnis anda.
  • Hanya Fokus Pada Produk Saja - jangan hanya terfokus pada produk saja namun perhatikan pula mengenai pemasarannya.
  • Tidak ada perencanaan - menjalankan bisnis hanya bermodal semangat, salah-salah akan berujung pada kebangkrutan. Tentukan dulu visi, sasaran, dan arah bisnis yang akan Anda geluti. Termasuk menggali informasi lebih banyak tentang bisnis tersebut, bagaimana dan di mana membeli bahan bakunya, siapa saja yang akan menjadi konsumen, serta di mana dan bagaimana memasarkannya. 
  • Jangan Cepat Mengambil Keputusan - Mengambil keputusan terlalu cepat tanpa pertimbangan apapun akan mengakibatkan bisnis yang telah Anda jalani jatuh atau gagal.
  • Kurangnya Inovasi - Perlu diketahui permintaan pasar selalu mengalami perubahan. Untuk itulah Anda perlu membuat inovasi inovasi yang baru dan segar yang akan membuat orang tertarik pada bisnis atau produk Anda.
    https://idemotivasibisnis.blogspot.co.id/2016/09/bisnis-gagal-adalah-awal-dari.html
  • Pemasaran yang lemah - Jelilah memanfaatkan setiap celah untuk mempromosikan produk Anda.  Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk mempromosikan produk pada calon konsumen, seperti melalui media sosial atau mailing list. 
  • Manajemen yang buruk - Dengan pencatatan yang baik, kita bisa mengevaluasi, apakah bisnis yang sudah berjalan semakin dekat dengan keuntungan berlipat atau justru ancaman jurang kebangkrutan.
  • Pegawai tak terkendali - Sebaiknya, rekrut pegawai hanya ketika bisnis sudah berkembang pesat dan Anda sudah merumuskan job description bagi calon pegawai Anda. Tak perlu dalam jumlah banyak, cukup rekrut sesuai yang Anda butuhkan. Pastikan juga bahwa orang yang direkrut memenuhi kriteria.
  • Pengelolaan Bisnis yang Salah - berusahalah untuk melakukan pengelolaan bisnis yang benar dan tidak terfokus pada satu hal saja.
  • Tidak Ada Arus Keuangan - Perlu penyesuaian arus keuangan dalam bisnis yakni antara biaya operasi, biaya investasi serta biaya penghasilan yang sesuai. Karena itu usahakan agar arus keuangan perusahaan tetap berjalan sehingga perusahaan terhindar dari kegagalan.
  • Terlalu Terbawa Emosi - jangan terlalu buru-buru atau terbawa emosi untuk mendapatkan banyak uang dengan menerima tawar-tawaran yang datang dengan keuntungan besar.
  • Tidak punya Mental kuat - Kegagalan bisnis sering terjadi ketika perusahaan mendapatkan masalah dan pengelola perusahaan memiliki mental rendah sehingga mereka hanya pasrah menghadapi masalah tersebut. 
  • Ekspansi yang terlalu luas - jalani terlebih dahulu bisnis yang ada hingga stabil dan lancar, barulah Anda melakukan ekspansi bisnis. 
  • Terlalu cepat menarik uang - Hati-hati, konon banyak pengusaha pemula yang akhirnya gulung tikar hanya karena tidak tahan untuk tidak menghabiskan uang hasil keuntungan tersebut. Pisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha agar tidak tergoda untuk menghabiskannya. Sebaiknya manfaatkan keuntungan tersebut untuk mengembangkan dan melakukan ekspansi bisnis.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Perbedaan Antara Pedagang Besar, Distributor dan Pengecer

Produk yang dibeli dari toko favorit Anda sering melibatkan distribusi dari berbagai sumber. Mendapatkan produk ke pasar sebagian besar membutuhkan saluran pemasaran yang efektif untuk perusahaan yang memproduksi barang tahan lama dan produk lainnya. Rantai pasokan biasanya menampilkan berbagai perantara antara produsen dan konsumen. Rantai pasokan yang paling umum adalah distributor, grosir dan pengecer. Perbedaan di antara mereka melibatkan beberapa faktor, tetapi dapat digambarkan hanya sebagai perbedaan dalam jumlah satu produk yang mereka miliki. Mendapatkan produk apa pun dari pabrik untuk dibeli oleh konsumen melibatkan rantai pasokan. Distributor adalah titik kontak langsung pabrik untuk calon pembeli produk tertentu. Pedagang grosir membeli sejumlah besar produk langsung dari distributor. Pengecer membeli barang dalam jumlah kecil dari distributor atau grosir. Distributor Bekerja Dengan Pabrik Distributor sering memiliki hubungan bisnis dengan manufaktur yang mereka...

Inilah 20 Orang Sukses dan Kaya Raya di Usia Tua

Mendirikan usaha sendiri seringkali menjadi jalan terbaik bagi mereka yang sulit mendapat pekerjaan. Tapi, umur sudah cukup tua. Jangan buat itu sebagai alasan, karena banyak orang yang mencapai kesuksesannya di usia 40 tahun. Meski usianya masih 30-an bahkan 20-an tahun, ada beberapa anak muda yang merasa sudah terlambat untuk memulai usaha atau memulai karier. Misalnya, mereka bercita-cita ingin menjadi atlet. Karena sudah berkepala 2, semangat mereka surut duluan lantaran merasa sudah terlalu tua untuk meniti karier sebagai atlet.  Memang, untuk para atlet, pemain musik, dan penari yang gemilang mulai belajar dan meniti karier mereka sejak usia 4 tahun. Sehingga, mereka menjadi sangat mahir di usia belasan dan 20-an tahun. Tapi, bukan berarti memulai usaha atau belajar sesuatu yang baru menjadi sia-sia di usia 30-an atau bahkan 20-an tahun. Tahukah kamu, ada beberapa orang besar yang mencapai keberhasilan dalam hidupnya di usia 40 bahkan 50 tahun?  Berikut adalah o...