Skip to main content

10 Contoh Usaha Kecil Menengah Bidang Kuliner Menguntungkan

Usaha kecil menengah (UKM) bidang kuliner adalah jenis bisnis yang bergerak dibidang makanan dan minuman. Usaha kecil menengah adalah jenis usaha kecil yang mempunyai kekayaan bersih paling banyak rp 200 juta termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Bisnis kuliner adalah jenis usaha yang akan selalu laris sepanjang masa, alasannya karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita. UKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. UKM ini juga sangat membantu negara atau pemerintah dalam hal penciptaan lapangan kerja baru dan lewat UKM juga banyak tercipta unit unit kerja baru yang menggunakan tenaga-tenaga baru yang dapat mendukung pendapatan rumah tangga. UKM pertama yang menjanjikan untuk mencapai sukses adalah UKM bidang kuliner. Usaha menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan.

http://idemotivasibisnis.blogspot.co.id/2016/09/contoh-usaha-kecil-menengah-bidang-kuliner.htmlUKM dibidang kuliner yang telah mencapai sukses sendiri sudah banyak. Kuliner yang berkaitan dengan makanan ini memang akan selalu dicari setiap orang untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Usaha Kecil Menengah di Bidang Kuliner menjadi usaha dan bisnis pokok masyarakat Indonesia yang menguntungkan. Usaha makanan tidaklah pernah surut dari konsumen karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia untuk keperluan hidup.  


Berikut adalah contoh usaha kecil menengah bidang kuliner;
  • Bisnis UKM  Berjualan Gorengan - Usaha UKM gorengan ini memiliki prospek yang cukup bagus, terlebih saat musim hujan tiba. Banyak sekali jenis gorengan yang bisa anda jual, seperti pisang goreng, tape goreng, ubi goreng, tempe dan tahu goreng dan masih banyak lagi. 
  • Bisnis UKM Berjualan Cemilan dan Snack - akan lebih baik dan banyak keuntungan dengan membuat cemilan sendiri. Misalnya membuat cemilan khas kota anda. Sehingga laba dan menjualnya pun lebih mudah.
  • Bisnis UKM Berjaulan Aneka Minuman - usaha yang satu ini sangat cocok apabila di jalankan di pinggir jalan raya atau pusat keramaian. Berbagai aneka minuman dapat dijual.
  • Bisnis UKM Warung Tenda - Warung tenda sendiri berbeda dengan rumah makan, warung tenda ini bisa berpindah tempat kapanpun, karena tidak bersifat permanen. 
  • Bisnis UKM Catering Rumahan - Usaha catering memang tidak ada matinya, prospeknya terus meningkat akhir-akhir ini. Ini di karenakan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang terus meningkat dan juga budaya serba instan mulai muncul di masyarakat secara luas.
  • Bisnis UKM Rumah Makan - Usaha rumah makan ini agar terlihat lebih berbeda dengan yang lain bisa anda buat se-khas mungkin. Seperti menyajikan makanan khas ala Jawa, Kalimantan, Bali, Papua dan lain sebegainya
  • Bisnis UKM Jualan bakso, soto dan mie ayam  - Untuk mendirikan usaha ini biasanya digabung, kalau mendirikan bakso+mie ayam atau sebaliknya soto dan bakso.
  • Bisnis UKM Susu Kedelai - Susu kedelai adalah susu yang di buat menggunakan bahan dasar susu kedelai. Susu kedelai ini cukup menyehatkan karena mengandung banyak sekali protein. 
  • Bisnis UKM Tahu dan Tempe - Kita bisa menemukan tahu dan tempe dengan mudah di manapun kita berada. Karena memang kedua lauk tersebut cukup murah meriah dan memiliki kandungan gizi yang tinggi.
  • Bisnis UkM Warung Nasi Mobile - bisnis warung nasi mobile ini bisa berpindah-pindah, tapi memakai alat transportasi seperti mobil keil yag sudah dimodifikasi khusus.

Comments

  1. sangat informatif, dan bermanfaat, yang butuh pinjaman coba liat Ajukan pinjaman KTA Niaga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya lihat tautan yang anda buat mengarah ke cekaja dot com. Situs tentang keuangan yang sangat besar.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Resiko (Risk) ?Jenis - Jenis Risiko dalam Bisnis

Meskipun sering digunakan dalam konteks yang berbeda, risiko adalah kemungkinan bahwa suatu hasil tidak akan seperti yang diharapkan, khususnya mengacu pada pengembalian investasi dalam keuangan. Namun, ada beberapa jenis atau risiko, termasuk risiko investasi, risiko pasar, risiko inflasi, risiko bisnis, risiko likuiditas, dan lainnya. Umumnya, individu, perusahaan atau negara menanggung risiko bahwa mereka mungkin kehilangan sebagian atau seluruh investasi. Dalam konteks investor, risiko adalah jumlah ketidakpastian yang bersedia diterima oleh investor sehubungan dengan pengembalian di masa depan yang mereka harapkan dari investasi mereka. Toleransi risiko, kemudian, adalah tingkat risiko yang bersedia dimiliki oleh seorang investor dengan investasi - dan biasanya ditentukan oleh hal-hal seperti usia mereka dan jumlah pendapatan yang dapat dibuang. Risiko umumnya disebut dalam hal bisnis atau investasi, tetapi juga berlaku dalam situasi ekonomi makro. Misalnya, beberapa jeni...