Contoh dan Cara Membuat Proposal Usaha - Proposal usaha adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausahawan yang menggambarkan semua unsur yang relevan, baik internal maupun eksternal, mengenai usaha atau proyek baru, atau dapat dikatakan bahwa proposal usaha merupakan dokumen tertulis yang berisi mengenai usaha baru yang sedang direncanakan. Proposal usaha mepunyai isi yang hampir sama dengan surat penawaran, yaitu sama-sama berisi bukukan. Surat penawaran berisi ajakan kepada pembaca untuk menggunakan produk yang ditawarkan, sedangkan proposal usaha, bila diberikan ke orang lain, berisi ajakan agar pembaca tertarik untuk menanamkan modal pada kegiatan usaha tersebut atau mau memberikan kredit karena kemungkinan mendapatkan keuntungan.
Contoh sistematika proposal usaha adalah :
PENDAHULUAN
RINCIAN KEGIATAN USAHA
- Bentuk usaha
- Susunan Pengurus
- Perkiraan modal dan peralatan yang dibutuhkan
- Perkiraan pendapatan
- Perkiraan pengeluaran
- Perkiraan laba/rugi
- Masa pengembalian modal
- Resiko usaha
- Cara penanggulangan resiko usaha
PENUTUP
- Kemungkina perluasan usaha
- Kesimpulan
Isi dalam Proposal Usaha
a. Halaman Depan
Pada halaman depan dicantumkan nama dan alamat perusahaan serta nama orang yang bertanggung jawab.
b. Daftar Isi
Berisi kerangka proposal usaha dengan dilengkapi nomor halaman.
c. Penjelasan Perusahaan
Dalam proposal usaha diungkapakan strategi perusahaan dan tim manajemen pengelola perusahaan.
d. Pemasaran
Menjelaskan mengenai pasar yang dituju, besar potensi pasar dan berbagai strategi serta ramalan tentang target konsumen pada masa mendatang.
e. Produk yang Dihasilkan
Menjelaskan tentang kualitas, kuantitas, kegunaan, dan keistimewaan barang dan jasa yang dihasilkan.
f. Peningkatan Omset Penjualan
Menjelaskan tentang teknik promosi yang akan digunakan, tenaga penjual, perwakilan penjual yang perlu diangkat di berbagai daerah.
g. Permodalan
Menjelaskan mengenai rencana permodalan dan proyeksinya, neraca pendahuluan, aliran kas, dan pendapatannya.
h. Apendiks
Berisi berbagai keterangan yang diperlukan untuk melengkapi proposal usaha, misalnya akte pendirian, SIUP, SITU, ANDAL, dan sertifikat usaha.
Contoh Draf Proposal Usaha Model I
Bagian I: Pendahuluan
A. Nama dan alamat perusahaan
B. Nama dan alamat penanggung jawab
C. Informasi usaha
Bagian II : Deskripsi Aspek-Aspek Usaha
A. Deskripsi umum usaha
B. Latar belakang industri
C. Sejarah dan latar belakang perusahaan
D. Tujuan dan pembagian waktu
E. Kenaikan produk atau pelayanan
Bagian III : Aspek Pemasaran
A. Penilaian dan analisis
1. Target pasar atau konsumsi
2. Ukuran dan tren pasar
3. Situasi persaingan
4. Kalkulasi/perkiraan bagian pasar
B. Rencana pemasaran
1. Strategi pasar
2. Masalah penetapan harga
3. Periklanan dan promosi
Bagian IV : Penelitian, Model dan Pengembangan
A. Pengembangan dan rencana desain
B. Hasil-hasil penelitian teknologi
C. Kebutuhan asisten penelitian
D. Struktur biaya
Bagian V : Aspek Pabrik
A. Analisis lokasi
B. Kebutuhan Produksi (fasilitas dan peralatan)
C. Penyuplai/faktor transportasi
D. Suplai tenaga kerja
E. Data biaya pabrik
Bagian VI : Aspek Manajemen
A. Tim Manajemen
B. Struktural legal (perjanjian cadangan barang perjanjian tenaga
kerja, kepemilikan)
C. Susunan direktur, penasihat, konsultan, dan lain-lain
Bagian VII : Aspek Manajemen
A. Masalah-masalah yang potensial
B. Risiko dan hambatan
C. Tindakan alternatif
Bagian VIII : Aspek Finansial
A. Perkiraan finansial
1. Keuntungan dan kerugian
2. Arus kas
3. Analisis break even point
4. Biaya
Bagian IX : Aspek Jadwal Pembagian Waktu
A. Penentuan waktu dan tujuan
B. Batas waktu
C. Hubungan peristiwa-peristiwa
Bagian X : Apendiks atau Bibilografi
1. Surat-surat
2. Data penelitian pasar
3. Surat-surat kontrak dan dokumen perjanjian lainnya
4. Daftra harga dari pemasok barang
Sumber Referensi -
http://muthiafirariani.blogspot.co.id/

Comments
Post a Comment