Skip to main content

Benarkah Asuransi Prudential Mengecewakan?

Asuransi Prudential mengecewakan? Setiap perusahaan asuransi mungkin pernah mengecewakan nasabahnya, begitu juga prudential, tapi yang menjadi pertanyaan. Kenapa hal itu bisa terjadi? Setiap asuransi memang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, memang akhir-akhir ini cukup banyak nasabah prudential mengaku kecewa dengan pelayanan perusahaan asuransi yang telah lama berdiri di Indonesia. Boleh dikatakan Prudential sudah tua. Artinya pengalamannya dalam melayani Nasabah sudah tak bisa dianggap remeh. Bukan maksud membela siapa?

Tapi perlu diketahui, bagi anda yang ingin membeli polis asuransi. Asuransi dari perusahaan apa pun itu, sebaiknya benar-benar mempelajari terlebih dahulu. Jika tidak yakin dengan agen yang memprospek anda, sebaiknya datangi kantor cabang untuk memastikan. Apakah sesuai yang dijanjikan oleh agen asuransi dengan program dari perusahaan. Sehingga tidak ada yang dirugikan nantinya. Sebab sering terjadi demikian. Misalnya saja, karena si agen adalah teman, atau keluarga kita langsung percaya dan menandatangi surat perjanjiannya. 

http://idemotivasibisnis.blogspot.co.id/2016/09/asuransi-prudential-mengecewakan-nasabah.htmlKeuntungan membeli asuransi itu sangat baik. Apalagi punya keuangan yang cukup baik. Sehingga ketika terjadi sesuatu yang pada kita, misalnya sakit. Maka tidak perlu berpikir membawa kerumah sakit yang lebih bonafit atau lebih lengkap fasilitasnya karena masalah uang. 


Sebenarnya bukan cuman asuransi prudential saja yang mengecewakan para nasabahnya. Tetapi juga, Nasabah dari perusahaan asuransi lain juga pernah mengalami demikian. Oleh karena itu, sebaiknya benar-benar memeriksa kebenarannya. Cari tahu track record si agen. Namun yang paling pasti untuk menghindari terjadi kekecewaan, pergi langsung ke kantor terdekat. Jika ada yang lebih besar, akan lebih baik pergi kesana untuk mendapatkan penjelasan yang lebih detil. Semoga kedepan, produk asuransi yang anda beli tidak mengecewakan anda. Salah satu lagi, ketika sudah membeli polis asuransinya. Jangan pernah membuang kwitansi pembayaran polis setiap bulan, untuk memastikan lagi. Sebaiknya telepon lagi ke kantor atau pergi langsung ke kantor.

Memang anda punya kesibukan, tapi apakah anda tidak punya waktu sedikit untuk memastikan demi kenyamanan anda dan menghindari resiko yang merugikan anda. Jika memang benar tidak punya waktu, tugaskan staff anda. Atau bisa juga minta pada agen perusahaan agar mengirimkan bukti pembayaran polis anda.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...