Skip to main content

6 Tips Memulai Kerja Sampingan Pertama Anda

Banyak hal bermanfaat yang bisa Anda lakukan untuk mengisi waktu luang Anda, salah satunya adalah mengerjakan perkerjaan sampingan. Perkejaan sampingan atau part time job adalah perkerjaan yang bisa Anda lakukan sambil melakukan perkerjaan tetap Anda. Kebanyakan dari pekerjaan sampingan memiliki waktu kerja yang cukup fleksibel karena bisa Anda lakukan kapan saja sesuai kondisi Anda. Oleh karena itu, Anda bisa melakukannya pada waktu luang. Selain itu, perkerjaan sampingan memberi penghasilan yang lumayan bagi keuangan Anda. Biasanya perkerjaan sampingan dibayar per jam atau per proyek. Jadi jika Anda mengambil banyak proyek maka Anda bisa menghasilkan banyak uang.

Keuntungan lain yang disukai banyak orang adalah Anda tidak perlu berada di kantor. Anda bisa melakukan perkerjaan Anda darimana saja! Anda bisa melakukannya sambil menjaga anak, menunggu, dan sebagainya. Menyenangkan bukan? Perkerjaan sampingan juga dapat menambah pengalaman Anda di bidang yang Anda ambil. Dengan berkerja sampingan Anda dapat memperdalam pengetahuan Anda.

Berikut adalah beberapa yang perlu diperhatikan dalam memulai perkerjaan sampingan agar tidak mengganggu perkerjaan utama Anda:
  • Tips 1: Jangan langsung mengambil berbagai pekerjaan sekaligus. Ingat, Anda memiliki pekerjaan utama. Semakin banyak perkerjaan sampingan yang Anda ambil maka semakin sedikit waktu yang Anda luangkan untuk pekerjaan utama Anda. Meskipun hasil yang Anda peroleh semakin banyak jika mengambil banyak pekerjaan sampingan, Anda tetap bertanggung jawab pada pekerjaan utama Anda.
  • Tips 2: Jangan sampai pekerjaan sampingan yang Anda ambil bentrok dengan pekerjaan utama Anda. Tanggung jawab yang Anda miliki dalam pekerjaan utama Anda adalah prioritas utama. Jangan terlalu terlarut dalam pekerjaan sampingan Anda dan serta merta melupakan pekerjaan utama Anda. Sisihkan hanya beberapa jam untuk mengerjakan pekerjaan sampingan.
  • Tips 3: Pastikan Anda tidak melanggar peraturan perusahaan Anda berkerja karena memiliki pekerjaan sampingan. Anda sebaiknya mengecek kontrak kerja apakah Anda boleh memiliki pekerjaan lain diluar jam kerja, contohnya jika Anda berkerja sampingan di hari sabtu dan minggu. Atau Anda boleh menanyakan atasan Anda mengenai hal tersebut tetapi berhati-hati sehingga Anda tidak dikira ingin pindah ke pekerjaan lain.
  • Tips 4: Jangan mengambil pekerjaan baru yang dapat menambah kadar stress Anda. Ingat, tujuan Anda untuk mengambil pekerjaan sampingan hanya untuk mengisi waktu luang sambil menghasilkan uang. Jadi, ambillah pekerjaan sampingan yang menyenangkan dan tidak menambah beban stress Anda. Stres hanya berlaku untuk pekerjaan utama saja.
  • Tips 5: Cari pekerjaan sampingan yang sesuai dengan bidang yang Anda mampu. Tentu sangat menyenangkan untuk melakukan pekerjaan sampingan yang Anda bisa lakukan. Jika Anda bisa fotografi Anda bisa menjual jasa fotografi wedding atau sejenisnya. Atau jika Anda terbiasa mengatur-atur acara di kantor Anda bisa menjadi event organizer. Anda juga bisa mengambil pekerjaan sampingan yang Anda sukai sehingga Anda tidak terbebani untuk melakukannya.
  • Tips 6: Sekali-sekali ambil waktu untuk istirahat sambil menenangkan diri. Jika Anda sudah lembur seharian di kantor, Anda pelu mengambil waktu rehat sejenak dari kepenatan pekerjaan. Anda perlu mengambil me time . Jangan sampai pekerjaan sampingan Anda mengambil waktu istirahat Anda. Ingat waktu istirahat berbeda dengan waktu luang. Gunakan waktu luang untuk beristirahat atau bekerja sampingan. (Sumber Artikel dari ciputrauceo.net)

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...