Skip to main content

10 Jenis Entrepreneur Berdasarkan Karakter

Salah satu dari sepuluh jenis entrepreneur adalah tipe pendorong yang memiliki semangat pantang menyerah dalam menjalankan usahanya dengan etika yang tinggi. Entrepreneur dapat dikelompokkan menjadi bermacam-macam. Jika kita menggunakan kriteria karakter kepribadian, entrepreneur dapat dibagi menjadi 10 macam. Berikut adalah penjabarannya seperti disarikan dari Wikipedia.org.  
  • Yang pertama yakni tipe pendorong. Mereka adalah entrepreneur-entrepreneur yang memiliki semangat pantang menyerah dalam menjalankan bisnisnya dengan  integritas dan etika yang tinggi.
  • Yang kedua ialah tipe penasihat. Mereka ini berpandangan bahwa para pelanggan pasti dan selalu benar dan melakukan apapun yang diperlukan agar semua yang ia lakukan membuat pelanggan merasa begitu puas sehingga sang pelanggan tidak ingin berbisnis dengan perusahaan lain. “Manjakan pelanggan sebagai raja” adalah motto yang mereka junjung tinggi.
  • Ketiga yakni tipe superstar. Entrepreneur superstar bergantung pada karisma dan pada tingkat energi yang tinggi. Kita bisa menemukan entrepreneur superstar di panggung-panggung tengah berpidato dengan audiens yang terpukau karena semangat dan karismanya yang memancar saat menyampaikan ide-ide inovatif nan cemerlang. Contoh tokoh entrepeneur superstar yang menonjol ialah Richard Branson, Larry Page, alm. Steve Jobs, Ratan Tata (anak dari Tata).
    10 Jenis Entrepreneur Berdasarkan Karakter
  • Keempat ialah entrepreneur seniman. Entrepreneur ini sangat aktif berkarya dengan kreativitas yang meluap-luap. Ia sangat sadar dengan apa yang ia lakukan dalam berbisnis. Ia sangat menghargai berbagai masukan konstruktif dan tidak terlalu terganggu dengan citra negatif mengenai dirinya yang ada di masyarakat yang menganggapnya eksentrik dan ‘gila’. Aamir Khan, Michael Dell sang pendiri Dell, dan MC Cormich dari EMI ialah mereka yang dapat digolongkan dalam kategori ini.
  • Berikutnya ialah entrepreneur visioner yang sangat berfokus pada impian tetapi agak mengabaikan realitas. Visi mereka sangat besar dan tinggi dan membutuhkan profesional berkompeten untuk mewujudkan impian besarnya. Jack Welch, Bill Gates, dan Kishore Biyani ialah sejumlah entrepreneur tipe visioner.
  • Tipe berikutnya yaitu entrepreneur analis, yang lebih fokus pada pemecahan masalah yang terjadi di bisnis mereka dengan cara yang lebih sistematis dan terstruktur. Mereka misalnya Gordon Hore (Intel), Rana Kapur (Yes Bank), Gautam Adani (Adani Groups).
  • Jenis entrepreneur selanjutnya ialah entrepreneur ‘bola api’. Mereka ini memiliki bisnis dan menjalankannya dengan semangat yang tinggi, vitalitas tinggi, energi yang meluap dan optimisme yang melimpah. Mereka memiliki pola kerja yang santai dan tidak mengikat asalkan masalah yang ada terselesaikan dengan baik dan tuntas. Satu entrepreneur yang termasuk jenis fireball ialah Malcolm Forbes yang mendirikan Forbes Magazine.
  • Setelah itu, ada juga yang disebut sebagai entrepreneur pahlawan. Mereka yang termasuk jenis ini memiliki keinginan yang kuat sekali dalam memimpin masyarakat menuju perubahan yang diinginkannya dan sanggup membawa usahanya dalam gelombang perubahan dan tantangan yang tidak bisa dilewati entrepreneur-entrepreneur biasa. 
  • Entrepreneur penyembuh ialah tipe selanjutnya yang cenderung memberikan dan memelihara harmonisasi atau keserasian pada usaha yang dijalankan. Mereka juga memiliki kemampuan untuk bertahan dan mempertahankan ketenangan dalam dirinya di saat krisis. Sejumlah entrepreneur yang sesuai dengan tipe ini ialah Dr. Bindeshwar Pathak (Sulabh International), Kumar Manglam Birla (anak L.M Birla).
  • Tipe terakhir yaitu entrepreneur oportunis. Mereka selalu mencari celah peluang dengan begitu giatnya. Hal ini menjadi pisau bermata dua bagi entrepreneur yang bersangkutan. Sebagian orang bisa menganggapnya rakus dan membuat fokusnya dalam berbisnis menjadi terganggu karena sibuk memburu peluang di mana-mana. Akan tetapi, dalam tingkatan yang moderat, entrepreneur dengan tipe oportunis akan dapat memiliki keunggulan dalam kejelian menemukan peluang emas dibandingkan yang lain.
Sumber : http://www.ayopreneur.com/entrepreneurship/10-jenis-entrepreneur-berdasarkan-karakter

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...