Skip to main content

Kaya Raya Dengan Usaha Fotokopi yang Menguntungkan

Usaha fotokopi biasanya cukup mudah kita jumpai di sekitar kawasan kampus, sekolah dan juga perkantoran. Kawasan seperti ini adalah peluang untuk usaha fotokopi dapat bertahan dan berkembang. Hingga saat ini, usaha tersebut masih diminati karena memang jasanya selalu diperlukan. Usaha ini dapat dimulai dalam skala kecil, namun tidak menutup kemungkinan, kedepannya usaha ini bisa berkembang.

Beberapa usaha sejenis yang berhasil menjadi berkembang, bahkan menguntungkan, biasanya hadir dengan jasa lain yang lebih lengkap. Selain itu, kekuatan promosi juga dibutuhkan dalam hal ini. namun, jika usaha fotokopi ini berada dalam lokasi yang strategis, ini akan lebih baik lagi karena penjual jasa tidak terlalu repot dengan urusan promosi, cukup pasang banner yang jelas tentang usaha fotokopi anda serta jasa lain yang menunjangnya.

  • 1.Bukti Usaha Fotokopi Memang Menguntungkan
Usaha fotokopi adalah usaha yang memang tidak pernah sepi dari pelanggannya. Usaha seperti ini sangat cocok berada dekat sektor pendidikan, perkantoran, kampus dan swasta atau pemerintah. Usaha fotokopi memang berawal dari usaha kecil –kecilan, namun setelah beberapa lama , ternyata usaha kecil ini bisa berkembang menjadi besar dan bahkan bisa mengantarkan pemilik usahanya masuk dalam kategori orang kaya.

Seperti yang dialami oleh seorang pengusaha fotokopi yang memang mengawali usaha ini dalam skala kecil. Keunggulan yang dia miliki adalah membuka jasa ini di tempat yang memang tidak ada pesaingnya. Para pelanggan tentunya hanya menggunakan jasa fotokopi dia. Awalnya hanya usaha fotokopi saja, kemudian karena permintaan pelanggan, tokonya ini dilengkapi dengan layanan lain, seperti layanan foto dan cetak photo, penjualan buku dan alat tulis serta keperluan olahraga. Selain itu, tokonya juga menyediakan jasa order pengerjaan label dan logo seragam sekolah.

Semakin banyaknya pelanggan yang menggunakan semua layanan jasanya ini, membuat usahanya semakin berkembang. Tidak lama, dia membuka cabang untuk usahanya ini di beberapa tempat, lalu merekrut beberapa orang karyawan. Secara tidak langsung ia juga berhasil mengurangi pengangguran untuk dipekerjakan di beberapa cabang usaha miliknya.
http://idemotivasibisnis.blogspot.co.id/

  • 2. Tips Untuk Menjalankan Usaha Fotokopi Serupa
Yang paling penting adalah lokasi yang strategis yang memang akan membutuhkan jasa fotokopi ini. seperti sektor pendidikan, perkantoran swasta dan pemerintah, kampus pendidikan dan lembaga lain yang memang akan memerlukan jasa ini.

Lengkapi usaha fotokopi ini dengan usaha jasa lainya, anda bisa memilih usaha lain seperti 
  • Jasa Warnet
  • Rental komputer
  • Jasa Print
  • Cetak Foto dan Olah foto
  • Jilid Skripsi
  • Alat tulis dan alat kantor
  • Laminating

  •  3. Tips Agar Usaha Fotokopi Tetap Ramai Pengunjung
Tidak sedikit usaha fotokopi yang akhirnya harus tutup karena kurang memperhatikan beberapa hal penting untuk keberlangsungan usahanya. Maka dari itu, penting untuk mengetahui apa saja yang harus dikelola dengan baik agar usaha fotokopi ini terus berjalan dan mendatangkan keuntungan yang maksimal. 

Berikut tips yang bisa dijalankan:
  • Gunakan Mesin fotokopi yang bagus dan berkualitas, jika memang perlu lakukan pengecekan berkala agar bila ada kerusakan mesinya bisa langsung diperbaiki.
  • Bila ada jasa printer, pastikan menggunakan printer yang tintanya bisa direfil ulang, agar tidak perlu membeli katridnya setiap tintanya habis. Lakukan pengecekan berkala juga, siapa tahu printernya ada kerusakan.
  • Berikan pelayanan yang cepat , tidak terlalu lama yang malah akan membuat pelanggan anda bosan dan beralih ke tempat fotokopi lain.
  • Jika banyak pesaing, perhatikan dan atur harga untuk tiap lembar fotokopinya. Jangan mematok terlalu mahal.
  • Ciptakan sesuatu yang kreatif, baik dari segi layanan maupun dekorasi tempat yang nyaman.
  • Bila memungkinkan, di zaman online ini, bisa melakukan promosi secara online lewat sosial media.
  • Tambahkan usaha jenis lainya, seperti sudah disinggung di atas.
  • Tambahkan Usaha Lain yang Memang Dibutuhkan Pelanggan
Terbukti dari cerita di atas, bahwa sang pemilik usaha fotokopi tadi, memiliki inisiatif untuk menambah jenis usaha lainnya yang berkaitan dan memang akan dibutuhkan oleh pelanggannya. Dengan begitu, keuntungan yang didapat bukan hanya dari hasil fotokopi saja tapi juga dari hasil usaha lainya. Kelola pencatatannya dengan baik, anda akan mendapatkan keuntungan yang maksimal. (Sumber by Suara.com)

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...