Skip to main content

5 Alasan Mengapa Anda Harus Mulai Bisnis Berbasis Online

Bisnis online saat ini menjadi tren bisnis yang banyak dilirik peluang usahanya. Selain kepraktisan dari bisnis online itu sendiri, perkembangan media sosial juga ikut mendukung bisnis online. Jika Anda masih melakukan bisnis secara tradisional atau offline, maka Anda perlu berpindah atau mulai memasuki dunia bisnis online. Berikut 5 alasan mengapa Anda harus mulai merambah bisnis online.

  • 1. Lebih menghemat biaya

Ketika Anda telah memiliki bisnis sendiri, membuka bisnis online dengan membangun suatu website tentunya akan menambah biaya pengeluaran bisnis Anda. Tetapi, jika Anda dapat mengatur strategi keuangan dengan baik, membangun website bisnis online ternyata memberikan banyak keuntungan dan dapat melakukan efisiensi biaya hingga 50 persen.

  • 2. Meningkatkan kredibilitas bisnis Anda

Apabila Anda telah memiliki bisnis sebelumnya, bisnis online akan memberikan keuntungan tersendiri. Saat ini, kredibilitas suatu perusahaan atau bisnis tidak dilihat dari jumlah pelanggan bisnis mereka, tetapi jumlah calon pelanggan bisnis tersebut.

Calon pelanggan bisnis biasanya dilihat dari berapa banyak orang yang mengunjungi website bisnis online, hingga pengikut media sosialnya. Jika Anda memasukkan nama perusahaan Anda di mesin pencari seperti Google, atau Yahoo, dan dengan mudah menemukan perusahaan Anda tersebut, maka kredibilitas bisnis Anda tidak diragukan.
http://idemotivasibisnis.blogspot.co.id/

  • 3. Dapat diakses kapan saja dan dimana saja

Berbagai hal di internet dapat diakses selama 24 jam setiap harinya. Para pelanggan atau calon pembeli dapat membeli produk atau menggunakan jasa Anda pada pagi hari hingga malam hari. Konsumen juga tidak perlu membuang-buang waktu dan tenaga pergi ke tempat Anda, karena bisa melakukan transaksi secara online.

  • 4. Peningkatan Pendapatan

Saat Anda berbisnis online, tidak ada batasan dalam menjual produk Anda. Anda dapat melakukan transaksi kapanpun, siang atau malam, kepada siapa saja, di manapun mereka berada. Bisnis online juga memperluas jangkauan pasar Anda, bukan hanya pasar lokal, tapi bisa mencapai pasar global. Hal ini pastinya akan meningkatkan pendapatan bisnis Anda di kemudian hari.

  • 5. Bisnis Online Lebih Nyaman

Banyak pembeli yang mengatakan bisnis online lebih nyaman. Selain praktis dan mudah, bisnis online juga menghemat waktu, karena dalam setiap transaksinya, bisnis online tidak memerlukan usaha dari kedua belah pihak untuk bertemu. Bisnis online menjamin kenyamanan konsumen untuk mencari dan membeli berbagai produk yang ditawarkan, kapanpun, dengan proses yang sangat mudah. Selain itu, pada website bisnis online juga ditawarkan fitur seperti keranjang belanja, sehingga para konsumen dapat membeli barang yang mereka suka di kemudian hari.(Sumber by Laruno.com)

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...