Skip to main content

7 Ide Usaha untuk Ibu Rumah Tangga

Menjadi ibu rumah tangga dan berhenti bekerja seringkali membuat keuangan keluarga menjadi sedikit berkurang, terutama bagi Anda yang sebelumnya memiliki pekerjaan dan sejumlah penghasilan tetap setiap bulannya. Ide Bisnis adalah suatu gagasan baru tentang sebuah peluang usaha. Sekarang banyak orang percaya bahwa gagasan adalah suatu kekayaan intelektual seperti hak cipta atau paten. Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal.

Hal ini tentu saja menjadi sebuah keputusan yang berat, namun urusan rumah tangga dan keluarga seringkali menempatkan wanita pada pilihan yang sulit antara bekerja atau tinggal di rumah mengurus keluarga. Jika ternyata Anda memilih untuk tinggal di rumah, maka sebenarnya anda tetap bisa memiliki sejumlah pemasukan dan sekaligus mengurus keluarga dengan baik. 

Ada banyak jenis usaha yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini bahkan bisa menghasilkan banyak uang jika anda tekuni dengan sungguh-sungguh.

Beberapa poin di bawah ini adalah jenis usaha sampingan yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan seperti dikutip dari www.cermati.com;

  • 1. Memulai Bisnis Kuliner atau Katering
Ini akan cukup mudah dan menyenangkan untuk dilakukan, terutama bagi Anda yang memiliki hobi memasak dan membuat kue. Anda bisa memulainya dengan cara membuat sendiri untuk berbagai macam acara besar keluarga atau arisan di komplek Anda. Dengan begitu, keluarga dan para tetangga bisa tahu mengenai keahlian Anda dan mulai berpikir untuk memesannya jika ada acara di rumah mereka. Anda juga bisa melakukan promosi secara online atau pada saat ada acara-acara tertentu di komplek anda.

  • 2. Membuka Kursus atau Les Privat
Pintar dan memiliki keahlian dalam mengajar anak-anak, maka anda bisa membuka sebuah tempat les di rumah. Anda bisa memulainya dengan cara mengajar anak-anak sekolah di dekat rumah dan jangan lupa untuk melakukan promosi agar semakin banyak yang tahu mengenali tempat les yang anda miliki. Jangan ambil anak didik terlalu banyak, hal ini bisa berakibat kurang efektif bagi mereka.

  • 3. Membuka Laundry
Ini jenis usaha lainnya yang bisa anda lakukan di rumah, di mana anda hanya perlu memiliki kehati-hatian dalam mengurus cucian yang di laundry di tempat Anda. Anda tidak harus membeli mesin cuci yang baru, cukup pergunakan mesin cuci yang ada dan lakukan promosi di sekitar tempat tinggal. Anda juga bisa membuat sebuah banner di depan rumah, agar orang bisa mengetahui usaha yang sedang anda jalankan tersebut.

Meski tergolong sangat mudah, namun pekerjaan ini butuh ketelitian ekstra. Anda harus bisa menjamin kebersihan setiap pakaian dan yang tak kalah penting adalah Anda harus menjaga/ mengatur cucian sedemikian rupa agar tidak tertukar antara satu dengan yang lainnya.

  • 4. Membuka Salon Kecantikan
Usaha ini bisa dijalankan oleh anda yang memiliki keterampilan khusus dalam memotong rambut, melakukan perawatan pada rambut serta wajah, dan merias wajah. Gunakan sebagian area rumah anda untuk menjadi salon dan lengkapi dengan berbagai peralatan wajib yang memang harus dimiliki oleh sebuah salon. Tidak perlu menggunakan peralatan yang mahal, anda bisa memulainya dengan melengkapi salon itu dengan berbagai peralatan sederhana saja dulu.

  • 5. Menjadi Editor dan Penulis Lepas
Ini pekerjaan yang bisa Anda lakukan secara online dengan bantuan internet. Namun ini pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan keterampilan dalam hal tulis-menulis.

Jadi pastikan anda memiliki hal tersebut di dalam diri anda atau setidaknya anda memiliki hobi menulis. Ada banyak situs online yang membutuhkan penulis lepas atau sekadar kontributor di dalam website mereka, dan anda bisa memanfaatkan itu.

  • 6. Membuat Toko Online
Toko online masih menjadi sebuah bisnis yang menjanjikan hingga saat ini.  Anda bisa mencoba peruntungan anda dengan membuka sebuah toko online dan menjual berbagai barang yang menarik di sana.

Pelajari pasar dan tren yang sedang berkembang, sehingga Anda mudah mendapatkan ide mengenai jenis barang yang akan dijual. Hal ini akan mempermudah anda menjalankan toko online yang Anda buka.

  • 7. Membuka Usaha Kos-Kosan
Jika rumah Anda cukup besar dan memiliki beberapa kamar yang tidak digunakan, maka anda bisa menyewakannya dengan cara membuatnya menjadi kamar kos. Buat aturan yang jelas kepada penghuni kos, agar jangan sampai keberadaan mereka mengganggu aktivitas anda dan keluarga.

Kerja Tak Harus dari Kantor
  • Bekerja tidak harus selalu identik dengan ke kantor, namun tetap bisa mendapatkan penghasilan dengan cara bekerja dari rumah. Khusus untuk Anda ibu rumah tangga, pilihlah jenis usaha sampingan yang paling tepat bagi anda, dan dapatkan penghasilan yang layak dari sana. 

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...