Skip to main content

3 Trik Jitu Cepat Dapat Kenaikan Gaji

Gaji adalah suatu bentuk pembayaran periodik dari seorang majikan pada karyawannya yang dinyatakan dalam suatu kontrak kerja. Dari sudut pandang pelaksanaan bisnis, gaji dapat dianggap sebagai biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan sumber daya manusia untuk menjalankan operasi, dan karenanya disebut dengan biaya personel atau biaya gaji. Dalam akuntansi, gaji dicatat dalam akun gaji. Gaji adalah suatu bentuk balas jasa ataupun penghargaan yang diberikan secara teratur kepada seorang pegawai atas jasa dan hasil kerjanya. Selain memiliki karir yang cemerlang, setiap pegawai pasti ingin memiliki gaji yang besar. Tidak heran apabila banyak orang yang rela bekerja sangat keras demi menggapai keinginan tersebut. Satu hal yang dapat Anda lakukan untuk mendapat kenaikan gaji adalah dengan mencoba berkonsultasi dengan bos. Walaupun begitu, banyak orang yang masih belum berani untuk melakukan hal ini.

Berikut adalah tiga cara yang dapat Anda pakai agar mampu dengan mudah meminta kenaikan gaji pada bos. Dikutip dari Carrerealism, Senin (2/5/2016) berikut ulasannya:
3 Trik Jitu Cepat Dapat Kenaikan Gaji

  • 1. Tingkatkan kinerja di kantor
Apabila ingin mendapat kenaikan gaji, maka Anda pun harus memperlihatkan kinerja yang baik. Kinerja yang baik ini akan memberikan bukti nyata pada pimpinan bahwa Anda merupakan pegawai yang cocok untuk mendapat apresiasi dari kantor.

Salah satu apresiasi yang bisa di dapat adalah dengan peningkatan gaji.

  • 2. Maksimalkan kemampuan
Setiap pegawai memiliki kemampuannya masing-masing. Agar bisa dengan mudah mendapat apresiasi tinggi dari atasan, Anda harus mampu menonjolkan kemampuan yang dimiliki. Hal ini dapat mulai dilakukan dengan memahami betul apa kekurangan dan kelebihan yang Anda miliki.

  • 3. Jalankan visi besar perusahaan
Hal ini sangatlah penting. Agar mampu dicap sebagai pegawai yang baik dan mendapat kenaikan gaji, Anda harus paham betul apa sebenarnya visi misi perusahaan tempat bekerja. Dengan memahami hal ini, Anda pun nantinya akan lebih mudah untuk menyelaraskan kemampuan yang dimiliki agar tujuan besar perusahaan dapat terwujud.

Sekeras apapun Anda bekerja apabila pekerjaan Anda tidak sesuai dengan visi perusahaan maka pekerjaan tersebut pun akan sulit untuk dihargai

Sumber Artikel : Liputan6

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...