Skip to main content

Entrepreneur - 6 Ciri-ciri Utama dari Pemimpin Sukses

Ada sebuah kutipan yang mengatakan bahwa "Jika anda membangun tentara 100 singa dan pemimpin mereka adalah anjing, dalam perjuangan apapun, singa akan mati seperti anjing. Tetapi jika anda membangun 100 anjing dan pemimpinnya adalah singa, semua anjing akan melawan seperti singa". Jelas dari kutikan itu dapat kita simpulkan bahwa pemimpin tim harus seperti singa. Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang menginspirasi orang-orang untuk memiliki kepercayaan diri sendiri. Kemampuan dan bakat kepemimpinan penting untuk memimpin tim Anda ke arah yang benar, dan siapa saja yang memiliki kemampuan itu bisa mengembangkan tim. 

Dalam kehidupan nyata sebagai pengusaha anda bekerja keras untuk mengembangkan produk atau layanan anda. Kamu menyelesaikan semua masalah teknologi atau keuangan dan mempromosikan produk yang sulit menjualnya. Tapi apakah anda berpikir bahwa apa yang kamu lakukan sudah cukup sebagai seorang pemimpin. Mari kita periksa beberapa dibawah ini sifat kunci yang diperlukan untuk pemimpinyan sukses.

Ciri-ciri Mencapai Pemimpin Sukses
  • Vision (Pandangan)
Sebagai seorang pemimpin anda harus punya visi. Untuk pengusaha visi berarti tujuan futuristik dan aspirasi untuk bisnis. Visi memberikan fokus yang jelas dan arah untuk semua anggota tim. Ini akan membantu mereka untuk melakukan segala pekerjaan menjadi lebih baik. Visi adalah suatu pandangan jauh tentang perusahaan, tujuan - tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut pada masa yang akan datang. Misi perusahaan adalah tujuan dan alasan mengapa perusahaan itu ada.
Entrepreneur - 6 Ciri-ciri Utama dari Pemimpin Sukses
  • Passion (Gairah)
Pemimpin yang baik akan bergairah tentang hal yang mereka lakukan. Dengan kata lain mereka gila untuk memenuhi target mereka. Gairah adalah apa yang anda bangun lebih awal, membuat anda terlambat, dan tidak melakukan jika merasa seperti bekerja. Pemimpin bergairah menginspirasi anggota tim untuk bekerja menuju tujuan bersama organisasi/perusahaan.

  • Bepergian ke Jalur Luar Zona Nyaman
Pemimpin yang baik harus mampu melakukan perjalanan bisnis ke jalan bisnis yang belum pernah dijalani. Artinya, seorang ketua harus mampu keluar dari zona nyaman mereka. Seorang bos harus bersedia untuk mencoba hal-hal baru dan harus berani mengambil resiko. Biasakan keluar dari zona nyaman Anda Bersiaplah untuk sedikit lebih berani setiap hari. Padahal keluar dari zona nyaman akan membuat Anda menjadi pribadi yang lebih berkembang.

  • Mampu Mengelola Kegagalan
Pemimpin harus tahu bagaimana mengelola kegagalan. Pemimpin yang baik haruslah dengan rendah hati menerima kegagalan dengan pengaukuan dan ketika sukses datang, bos harus memberikan penghargaan kepada semua orang yang bekerja dengan itu. Kegagagalan itu seperti kita sedang mulai belajar naik sepeda, kita harus terjatuh dulu sebelum kita berhasil menaiki sepeda tersebut. jika kita menyerah saat kita terjatuh lantaran kita belum bisa naik sepeda maka kita tidak akan pernah mencoba untuk belajar lagi, sehingga mustahil jika kita bisa naik sepeda.

Dalam manajemen keberhasilan dan kegagalan, diperlukan seni menetapkan pola keberhasilan melalui proses yang terdiri dari lima langkah sebagaimana tips sukses yang ditawarkan Art Mortell dalam The Courage to Fail (1993) yaitu;
  1. Tentukan atau kenali rasa takut yang melemahkan diri kita;
  2. Beritahu orang lain tentang sebab-sebab kebingungan Anda, yang dapat membantu membebaskan diri Anda dari rasa takut;
  3. Putuskan bagaimana kita bisa berhenti bila upaya kita menimbulkan kekecewaan yang sangat sampai kita yakin bahwa kita dapat mengendalikan situasi;
  4. Mulailah dengan perlahan-lahan sampai kita bisa menghadapi tantangan dengan baik dan mengurangi bahaya timbulnya kepanikan;
  5. Bayangkan diri kita sedang berada di tempat yang menyenangkan, sehingga rasa takut digantikan oleh emosi yang positif dan mampu menggunakannya untuk mendorong kreativitas. 
Sumber by dakwatuna.com

  • Keberanian Untuk Mengambil Keputusan
Bos harus mempunyai keberanian untuk mengambil keputusan. Sebelum mengambil keputusan seorang ketua harus melihat semua faktor. Keputusan yang diambil oleh pemimpin harus cepat dan berkomitmen. Sebelum mengambil keputusan bos harus membawa semua anggota tim dalam kepercayaan. Keputusan yang diambil oleh bos harus mengambil keputusan analitik berdasarkan fakta dan angka.

Banyak orang yang heran bagaimana seorang pemimpin bisa mengambil keputusan penting bahkan di saat penuh tekanan. Proses mereka membuat keputusan berasal dari akumulasi dari pengalaman dan pertemuan dengan banyak situasi berbeda, tipe kepribadian, serta kegagalan yang tak terduga.

  • Transparansi dan Integritas
Seorang bos harus transparan dan integritas tinggi. Pemimpin harus mengelola segala sesuatu secara transparan. Ini akan menciptakan suasana yang sehat untuk bekerja dan menghasilkan loyalitas di antara anggota tim, yang akan menyebabkan organisasi yang kuat. 

Comments

  1. Semakin memerluas wawasan seputar bisnis. Semoga perjalanan menjadi boss untuk diri sendiri kian lancar. Thanks for sharing by anwarizcom

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Perbedaan Antara Pedagang Besar, Distributor dan Pengecer

Produk yang dibeli dari toko favorit Anda sering melibatkan distribusi dari berbagai sumber. Mendapatkan produk ke pasar sebagian besar membutuhkan saluran pemasaran yang efektif untuk perusahaan yang memproduksi barang tahan lama dan produk lainnya. Rantai pasokan biasanya menampilkan berbagai perantara antara produsen dan konsumen. Rantai pasokan yang paling umum adalah distributor, grosir dan pengecer. Perbedaan di antara mereka melibatkan beberapa faktor, tetapi dapat digambarkan hanya sebagai perbedaan dalam jumlah satu produk yang mereka miliki. Mendapatkan produk apa pun dari pabrik untuk dibeli oleh konsumen melibatkan rantai pasokan. Distributor adalah titik kontak langsung pabrik untuk calon pembeli produk tertentu. Pedagang grosir membeli sejumlah besar produk langsung dari distributor. Pengecer membeli barang dalam jumlah kecil dari distributor atau grosir. Distributor Bekerja Dengan Pabrik Distributor sering memiliki hubungan bisnis dengan manufaktur yang mereka...

Inilah 20 Orang Sukses dan Kaya Raya di Usia Tua

Mendirikan usaha sendiri seringkali menjadi jalan terbaik bagi mereka yang sulit mendapat pekerjaan. Tapi, umur sudah cukup tua. Jangan buat itu sebagai alasan, karena banyak orang yang mencapai kesuksesannya di usia 40 tahun. Meski usianya masih 30-an bahkan 20-an tahun, ada beberapa anak muda yang merasa sudah terlambat untuk memulai usaha atau memulai karier. Misalnya, mereka bercita-cita ingin menjadi atlet. Karena sudah berkepala 2, semangat mereka surut duluan lantaran merasa sudah terlalu tua untuk meniti karier sebagai atlet.  Memang, untuk para atlet, pemain musik, dan penari yang gemilang mulai belajar dan meniti karier mereka sejak usia 4 tahun. Sehingga, mereka menjadi sangat mahir di usia belasan dan 20-an tahun. Tapi, bukan berarti memulai usaha atau belajar sesuatu yang baru menjadi sia-sia di usia 30-an atau bahkan 20-an tahun. Tahukah kamu, ada beberapa orang besar yang mencapai keberhasilan dalam hidupnya di usia 40 bahkan 50 tahun?  Berikut adalah o...