Skip to main content

Cara Mudah Mencari Modal Usaha dalam Membuka Bisnis

Cara Mudah Mencari Modal Usaha dalam Membuka BisnisModal usaha adalah biaya atau dana untuk memulai sebuah usaha dalam mencapai tujuan tertentu. Modal yang cukup tentu menjadi kunci utama saat membuka usaha. Modal memang menjadi urutan pertama ketika berencana memulai sebuah usaha, baik usaha kecil, menengah dan skala besar. Begitu juga dengan usaha offline dan usaha online. Seberapa pun besar dana yang diperlukan, tetap saja itu namanya modal usaha. 

Walau banyak orang yang mengatakan bahwa modal tidak selalu menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang menjalankan bisnisnya. Tapi tetap saja, iya pada akhirnyanya harus kembali pada hal itu. Memang sih, masih banyak faktor lain yang dapat menentukan apakah bisnis anda akan berhasil atau malah sebaliknya. 

Saat memutuskan untuk membangun usaha sendiri, tentu pertama kali yang terpikirkan anda adalah modal usaha yang cukup. Seperti kita ketahui, biaya menjadi faktor paling penting dalam membuka bisnis sendiri. Iya, pada akhirnya tanpa uang, rencana hanyalah tinggal rencana dan tinggal mimpi yang tak akan tercapai.

Biaya yang dibutuhkan tergantung jenis usaha yang akan dibangun. Bila usaha yang akan dibuka adalah toko kelontong, makan modalnya akan lebih besar dibandingkan membuka bisnis pulsa.
Cara Mudah Mencari Modal Usaha dalam Membuka Bisnis

Bagi calon pengusaha yang memiliki keterbatasan dalam modal usaha, ada banyak cara mudah yang bisa dilakukan untuk memperoleh modal tersebut. Lepas dari semuanya, diperlukan komitmen, kerja keras dan kejujuran agar pemilik modal bersedia memberikan bantuan modal usaha pada anda. 

Berikut adalah cara mudah mencari modal usaha dalam memulai sebuah usaha :
  • 1) Meminjam dari Bank dengan Jaminan
Ada program pinjaman yang disediakan oleh pihak Bank, yang disebut sebagai kredit multi guna (KMG) dimana anda dapat diberikan pinjaman dengan jaminan seperti aset properti atau kenderaan milik pribadi.
  • 2) Meminjam dari Bank Tanpa Agunan
Kita dipermudah dengan meminjam ke Bank tanpa harus ada jaminan, kita dapat memakai fasilitas KTA atau Kredit Tanpa Agunana. Bagi pengusaha, biasanya ini adalah favorit mereka, terlebih bagi pencari modal sebab anda akan tetap mendapatkan uang meskipun tanpa memberikan jaminan. Tapi tentu bunganya lebih besar. 
  • 3) Kerjasama dengan Teman
Anda bisa bekerjasama dengan teman atau saudara untuk membuka usaha bersama dengan modal patungan. Tapi lakukan perjanjian dengan jelas, secara tertulis soal pembagian hasil atau saat usaha anda bangkrut.
  • 4) Meminjam Dari Teman
Sebaiknya anda jujur tentang prospeknya, agar teman anda mau meminjamkan uangnya untuk anda sebagai modal usaha. Iya walaupun tidak sebesar meminjam ke bank.
  • 5) Menjual dan Menggadaikan Asset
Aset yang anda miliki selain bisa dibuat sebagai jaminan, mungkin bisa dijual atau digadaikan pada instansi tertentu. Jika menjual, maka anda tidak harus membayar hutang setiap bulan sampai lunas. Tapi dibandingkan langsung menjual, coba pertimbangkan untuk menggadaikan aset anda seperti properti, emas, kenderaan dll. 
  • 6) Buka Usaha dengan Konsep Waralaba
Konsep ini berguna untuk meminimalisir resiko kegagalan. Sebab anda akan dibantu sampai benar-benar dapat berjalan sendiri.
  • 7) Menggunakan Tabungan Sendiri
Bagi yang tidak suka berhutang, iya pilihan bagus adalah menggunakan tabungan sendiri sebagai modal usaha, yang akan menjauhkan anda dari resiko berhutang. 
  • 8) Ikut Pelatihan
Biasanya disetiap daerah, ada lembaga-lebaga tertentu yang sering melakukan training, pelatikan atau workshop yang bisa di ikuti secara gratis dan juga memberikan modal usaha. Sering-seringlah mengikutinya. 
  • 9) Sponsor dari Website
Mungkin ini lebih sering disebut sebagai crowfunding, walau masih tergolong baru di Indonesia. Cara ini dapat dicoba untuk mendapatkan modal usaha. Caranya anda menawatkan jenis usaha dari salah satu situs crowfunsing dan para pengunjung yang suka bisa menjadi sponsor dengan menyumbangkan uangnya. Di indonesia sendir ada beberapa situs seperti Kitabisa, Wujudkan, atau AyoPeduli.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Perbedaan Antara Pedagang Besar, Distributor dan Pengecer

Produk yang dibeli dari toko favorit Anda sering melibatkan distribusi dari berbagai sumber. Mendapatkan produk ke pasar sebagian besar membutuhkan saluran pemasaran yang efektif untuk perusahaan yang memproduksi barang tahan lama dan produk lainnya. Rantai pasokan biasanya menampilkan berbagai perantara antara produsen dan konsumen. Rantai pasokan yang paling umum adalah distributor, grosir dan pengecer. Perbedaan di antara mereka melibatkan beberapa faktor, tetapi dapat digambarkan hanya sebagai perbedaan dalam jumlah satu produk yang mereka miliki. Mendapatkan produk apa pun dari pabrik untuk dibeli oleh konsumen melibatkan rantai pasokan. Distributor adalah titik kontak langsung pabrik untuk calon pembeli produk tertentu. Pedagang grosir membeli sejumlah besar produk langsung dari distributor. Pengecer membeli barang dalam jumlah kecil dari distributor atau grosir. Distributor Bekerja Dengan Pabrik Distributor sering memiliki hubungan bisnis dengan manufaktur yang mereka...

Inilah 20 Orang Sukses dan Kaya Raya di Usia Tua

Mendirikan usaha sendiri seringkali menjadi jalan terbaik bagi mereka yang sulit mendapat pekerjaan. Tapi, umur sudah cukup tua. Jangan buat itu sebagai alasan, karena banyak orang yang mencapai kesuksesannya di usia 40 tahun. Meski usianya masih 30-an bahkan 20-an tahun, ada beberapa anak muda yang merasa sudah terlambat untuk memulai usaha atau memulai karier. Misalnya, mereka bercita-cita ingin menjadi atlet. Karena sudah berkepala 2, semangat mereka surut duluan lantaran merasa sudah terlalu tua untuk meniti karier sebagai atlet.  Memang, untuk para atlet, pemain musik, dan penari yang gemilang mulai belajar dan meniti karier mereka sejak usia 4 tahun. Sehingga, mereka menjadi sangat mahir di usia belasan dan 20-an tahun. Tapi, bukan berarti memulai usaha atau belajar sesuatu yang baru menjadi sia-sia di usia 30-an atau bahkan 20-an tahun. Tahukah kamu, ada beberapa orang besar yang mencapai keberhasilan dalam hidupnya di usia 40 bahkan 50 tahun?  Berikut adalah o...