Skip to main content

Apakah Arti Sebuah Pencapaian Bagi Anda?

Apakah arti sebuah pencapaian bagi anda? Saat ini, di umur anda sekarang. Apa yang sudah anda capai dalam hidup? Kalau saya sendiri sampai hari ini, pencapaian yang saya dapat masih nol. Tidak ada yang istimewa, tidak ada yang patut dibanggakan dan pantas untuk diceritakan. Karena hingga saat ini, hidup yang saya jalani masih begini-begini saja. Apalagi bila dibandingkan dengan orang telah saya dengar, saksikan, membaca kisah mereka mengenaik pencapaan prestasi, penghargaan, kesuksesan dan keberhasilan. 

Bicara pencapaian, memang bagi setiap orang tentu berbeda. Ada yang merasa ketika karirnya dalam perusahaan terus naik - itu merupakan sebuah pencapaian luar biasa. Tapi bagi orang lain, belum tentu. Mungkin itu hanya biasa-biasa saja. Jadi prioritas setiap masing-masing orang jelas berbeda dalam kehidupannya. Kita memiliki pendapat sendiri-sendiri tentang apa yang di inginkan dalam hidup ini. Maka bila disimpulkan pencapaian itu adalah bersifat relatif.

Arti sebuah pencapaian?Diterima menjadi PNS juga pencapaian besar bagi banyak orang. Karena ketika diterima menjadi PNS, dia begitu sangat bahagia dan sudah puas dengan apa yang sudah didapatkannya. Memiliki rumah, walaupun kecil. Itu adalah prioritas saya dalam dua tahun ke depan, dengan pendapatan 10 juta perbulan dari blogger. Sehingga saat ini saya bekerja keras untuk mencapainya. Saya tidak ingin hidup biasa-biasa saja seperti saat ini. 

Baca Juga : Tinggalkan Masa Lalu, Ciptakan Masa Depan Yang Lebih Baik

Tapi saya yakin anda setuju dengan saya bahwa kita tidak ingin memiliki kehidupan yang biasa-bisa saja, prestasi sedang-sedang, penghasilan rata-rata. Padahal kita masih bisa meraih lebih dari itu. Namun kembali lagi pada diri sendiri, jika anda sudah puas dengan kehidupan seperti sekarang tidak menginginkan pencapaian yang lebih tinggi maka anda tidak perlu terlalu bekerja keras, sebab itu mudah anda raih. Jika sebaliknya, maka bersiaplah dengan suatu perjuangan yang luar biasa. Siapkah dirimu untuk maju level berikutnya. Kenapa? Karena tentu anda perlu kerja keras untuk proses perjalanan yang lebih banyak rintangan dan tantangan.  

Setelah membaca buku "The Achiever" yang ditulis oleh Haryanto Kandani. Pikiran saya lebih terbuka tentag apa arti sebuah pencapaian. Ternyata kehidupan yang saya jalani saat ini masih biasa-biasa. Keadaan "biasa-biasa" bukanlah suatu keadaan yang kita inginkan dalam hidup. Sebab keadaan biasa-biasa itu hanya akan mengarahkan anda menuju frustasi dan kelemahan. 

Banyak dari kita pasrah dengan keadaan. Seolah merasa bahwa keadaan yang dialaminya sudah kehendak Tuhan. Menurutku itu salah, Tuhan pasti menginginkan setiap umatnya hidup nyaman, tidak frustasi. Kehidupan yang selalu biasa-biasa saja pada akhirnya hanya akan membuat kita merasa hidup ini membosankan. Itu artinya agar kita jangan mau terus-menerus hidup di level yang rendah kalau kita sebenarnya mampu untuk beranjak level berikutnya yang jelas lebih tinggi. Jangan membiasakan diri diam pasrah di posisi saat ini, mari kita mula bergerak maju dan segera meraih peningkatan. Kita harus senantiasa mengarah ke arah kemajuan. Yakinlah, kita bahkan siapapun dapat meraih prestasi yang lebih tinggi, kita bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih bagus, kita dapat meningkatkan penjualan, bisa menjadi suami yang baik dan lain-lain. 

Sumber Inspirasi - Heryanto Kandani - The Achiever

Comments

Popular posts from this blog

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Resiko (Risk) ?Jenis - Jenis Risiko dalam Bisnis

Meskipun sering digunakan dalam konteks yang berbeda, risiko adalah kemungkinan bahwa suatu hasil tidak akan seperti yang diharapkan, khususnya mengacu pada pengembalian investasi dalam keuangan. Namun, ada beberapa jenis atau risiko, termasuk risiko investasi, risiko pasar, risiko inflasi, risiko bisnis, risiko likuiditas, dan lainnya. Umumnya, individu, perusahaan atau negara menanggung risiko bahwa mereka mungkin kehilangan sebagian atau seluruh investasi. Dalam konteks investor, risiko adalah jumlah ketidakpastian yang bersedia diterima oleh investor sehubungan dengan pengembalian di masa depan yang mereka harapkan dari investasi mereka. Toleransi risiko, kemudian, adalah tingkat risiko yang bersedia dimiliki oleh seorang investor dengan investasi - dan biasanya ditentukan oleh hal-hal seperti usia mereka dan jumlah pendapatan yang dapat dibuang. Risiko umumnya disebut dalam hal bisnis atau investasi, tetapi juga berlaku dalam situasi ekonomi makro. Misalnya, beberapa jeni...