Skip to main content

Peluang Bisnis Jus Sembako Mulai 19 Juta, Balik Modal 6 Bulan

Peluang Bisnis Jus Sembako Mulai 19 Juta, Balik Modal 6 Bulan  - Ada tawaran kemitraan dari Jus Sembako asal Jakarta. Paket investasinya mulai dari Rp 19 juta dan Rp 35 juta. Mitra diperkirakan bisa meraup omzet Rp 15 juta-Rp 25 juta per bulan dan balik modal dalam 6 bulan-8 bulan.

Bisnis minuman jus buah semakin menjamur di tanah air. Dari konsep kaki lima hingga gerai restoran, jus buah semakin mudah ditemui di berbagai tempat. Salah satu pebisnis jus buah adalah Hamzah Parsaoran Sinaga dengan merek dagang Jus Sembako di bawah bendera usaha It’s Buah.

Hamzah mendirikan usaha Jus Sembako sejak awal September 2015 dan langsung menawarkan kemitraan usaha. Saat ini, Jus Sembako memiliki dua gerai milik pusat yang berada di kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan. “Lima gerai milik mitra baru akan dibuka akhir tahun ini,” ujar Hamzah.
Peluang Bisnis Jus Sembako Mulai 19 Juta, Balik Modal 6 Bulan
Bagi mitra yang ingin bergabung menjalankan bisnis Jus Sembako, Hamzah menawarkan dua paket kemitraan. Yaitu, paket standar Rp 19 juta dan paket eksklusif Rp 35 juta.

Dengan paket standar mitra akan mendapat booth, perlengkapan usaha seperti blender, freezer, peralatan usaha, bahan baku awal 100 porsi, pelatihan karyawan dan perlengkapan promosi. Sementara untuk paket eksklusif fasilitas yang didapat sama, namun mitra akan mendapatkan kulkas dan peralatan dan perlengkapan yang lebih mewah.

Hamzah mengklaim, keunggulan kemitraan Jus Sembako adalah kerjasama usaha berlangsung selama tiga tahun tanpa dikenakan biaya royalti fee maupun franchise fee. Mitra hanya disarankan membeli bahan baku ke pusat untuk tidak kesulitan mencari resep olahan yang berkualitas.

Keunggulan lainnya, lanjut Hamzah, Jus Sembako menyajikan sembilan varian rasa buah berkualitas dan tidak menggunakan pemanis buatan. Di samping itu, menggunakan air mineral yang bersih dan higienis.

Ada sembilan buah pokok yang dijual dalam bentuk jus di Jus Sembako. Antara lain, jambu, sirsak, alpukat, stroberi, melon, jeruk, buah naga dan lainnya. Harga Jus Sembako dibanderol Rp 10.000-Rp 17.000 per gelas.

Hamzah mengklaim, dalam sehari, penjualan satu gerai Jus Sembako bisa 50 gelas. Dus, omzet satu gerai bisa mencapai Rp 500.000-Rp 850.000 per hari. Dengan begitu, mitra ditargetkan bisa meraup omzet berkisar Rp 15 juta-Rp 25,5 juta per bulan.

Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat, dan biaya operasional lainnya, Hamzah memperkirakan mitra bisa balik modal dalam jangka waktu enam bulan hingga delapan bulan. Sumber Hak Cipta : Kontan.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...