Skip to main content

Peluang Usaha Bakpao Pop Pao Senilai 85 Juta Rupiah

Peluang Usaha Bakpao Pop Pao Senilai 85 Juta Rupiah - Ada tawaran kemitraan usaha gerai bakpao dari Pop Pao. Paket investasinya senilai Rp 85 juta. Mitra akan mendapatkan perlengkapan usaha, seragam karyawan dan bahan baku awal. Itu di luar sewa tempat dan booth. Mitra diprediksi bisa balik modal kurang dari setahun.

Bakpao merupakan makanan tradisional dari China. Di Indonesia umumnya bakpao hanya berisi daging, cokelat atau kacang hijau. Namun bakpao besutan Keni Shiboura memiliki keunikan tersendiri. Lewat bendera usaha Pop Pao, dia menawarkan bakpao isi aneka rasa serta warna dan penampakan bakpao yang unik.

Usaha yang dijalankan sejak tahun 2012 ini menawarkan 13 macam rasa diantaranya ayam kecap, ayam teriyaki, ayam rendang, durian, keju manis, telur asin, srikaya, talas, ovomaltine, dan kacang merah. Bentuk pun lucu, ada karakter seperti kura-kura, panda, kelinci dengan warna-warni yang enak dilihat mata.

Dia sudah memiliki lima gerai. Sejak tahun ini, Keni mulai menawarkan kemitraan usaha. Sudah ada tiga gerai milik mitra yang tersebar di Jabodetabek. Jika ingin bergabung, paket investasi yang ditawarkan senilai Rp 85 juta. Mitra akan mendapatkan fasilitas peralatan usaha lengkap seperti freezer, mesin kasir, kompor, display, seragam karyawan, dan bahan baku awal sebanyak 200 bakpao. Nilai tersebut belum termasuk pengadaan booth dan sewa tempat.
Peluang Usaha Bakpao Pop Pao Senilai 85 Juta Rupiah

Kerjasama berlaku untuk setahun. Setelah itu, mitra harus membayar biaya perpanjangan seharga Rp 1 juta per tahun. Namun tidak ada biaya royalti. Hanya saja, mitra usaha wajib membeli bahan baku dari induk usaha berupa bakpao sudah jadi dengan harga Rp 3.250 per buah dan Rp 8.000 per buah untuk rasa ovomaltine.
Lima mitra anyar

Mitra bisa menjual bakpao seharga Rp 7.000 per buah dan Rp 11.000 untuk bakpao rasa ovomaltine. "Estimasinya, omzet di satu gerai berkisar Rp 40 juta−Rp 60 juta per bulan dengan target penjualan 4.000 buah−Rp 5.000 buah per bulan," kata dia.

Setelah dikurangi biaya pembelian produk, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional lainnya, laba bersih yang bisa diraih sekitar 25%. Sehingga, target balik modal diharapkan bisa kurang dari setahun.

Keni menyarankan lokasi usaha berada di mal yang segmentasinya adalah keluarga. Luas tempat usaha cukup 2 m x 2 m dengan dua orang karyawan. Targetnya sepanjang 2015 ada penambahan lima mitra anyar sepanjang tahun ini.

Khoirussalim Ikhsan, pengamat waralaba dari Entreprenur College berpendapat, nilai investasi sebesar itu cukup tinggi untuk ukuran tempat berupa booth. Namun untuk sistem kerjasama lainnya cukup masuk akal. Calon mitra hanya harus mencermati laporan keuangan gerai induk usaha sebelum memutuskan bergabung.

Selain itu induk usaha baiknya memberi dukungan manajemen maupun promosi agar tujuan bersama untuk mendapatkan keuntungan bisa tercapai.

Namun di luar itu, Khoirusalim mengatakan, peluang bisnis makanan bakpao masih cukup bagus. Apalagi jika tempat usaha berada di lokasi yang banyak etnis Tionghoa.
Pop Pao     Jl. Permata Sakti E1 No. 5 Lippo Karawaci TangerangHp: 08999088808

Sumber : Kontan 

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...