Skip to main content

Wirausaha dan Modal Usaha

Wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi. Mengawali posting pertama dari blog ini, kami akan memberikan pengertian tentang wirausaha.

Mengingat akhir-akhir ini dunia sedang heboh dengan dunia usaha. Setiap orang di dorong untuk menjadi seorang wirausaha. Tentu, menjadi wirausaha tidak semudah yang dibayangkan. Wirausahawan artinya kerja keras dan kerja cerdas. Mereka yang memiliki visi menjadi seorang wirausaha tidak hanya membutuhkan passion, tapi kerja keras yang kuat tanpa harus menghitung waktu yang terbuang. Salah satu lagi harus mempunyai KOMITMEN.

Memang sih, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi ketika memulai berwirausaha. Ternyata telah terbukti bahwa tantangan terbesar saat mulai berwirausaha sesungguhnya berasar dari diri sendiri. Dan orang yang mampu memulai usaha adalah orang yang mampu menghilangkan mental blocking, mengalahkan diri sendiri. Sebab hambatar terbesar berasal  dari diri kita sendiri.

Malcolm Gladwell berkata "Kesuksesan seseorang tidak ditentukan oleh tinggi nya skorIQ, latar  belakang keluarga, tanggal lahir, darah biru  ataubukan, melainkan oleh dedikasi suci dalam mencari pintu keluar dari berbagai labirin kesulitan"

Lalu apakah rintangan yang paling dikeluhkan calon wirausahawan?

Modal !
Modal yang dimaksud disini adalah finansial. Terutama dalam penggunaan awal atau untuk menjaga kelanjutan berjalannya bisnis. Modal adalah sejumlah dana yang menjadi dasar mendirikan sebuah perusahaan baik usaha kecil, menengah dan besar. Penggunaan dana tersebut termasuk dalam belanja aktivitas perusahaan dalam menghasilkan produk barang dan jasa.

Memang sangat benar. Jika tidak ada modal, iya bagaimana membuka usaha. Karena sebenarnya di Bumi ini selalu berhubungan dengan Uang. Bicara tentang modal, sebenarnya bila dihubungkan dengan usaha. Hal ini merupakan persoalan yang tidak akan ada akhirnya mengingat bahwa modal itu mengandung begitu banyak arti dalam hubungan dengan penggunaannya.

Akan tetapi banyak bukti yang menunjukkan bahwa banyak orang yang benar-benar ternyata dapat memulai usaha dengan modal yang relatif kecil.

Berikut adalah beberapa contoh pengusaha yang memulai usahanya dari modal kecil :
  • Anak Agung Gede Kurnia, Pemilik Agung Rai Museum of Art di Ubud Bali, memulai usaha tanpa modal
  • Sujak Widodo, dengan‘modal dengkul’ mendirikan bengkel sepeda motor yang pada tahun 1994 mencapai omzet Rp. 70.000.000,-/ bulan.
  • Baruno, produsen sandal dari eceng gondok, dengan modal awal Rp. 15.000,-untuk membeli 5 kg eceng gondok. Omzet usahanya pada tahun 2000 lebih dari Rp. 100.000.000,-/ bulan.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...