Skip to main content

22 Alasan Menggunakan Video Marketing pada tahun 2015

22 Alasan Menggunakan Video Marketing pada tahun 2015Memiliki sebuah usaha memang memberikan banyak pilihan kepada anda dalam membangun komunikasi pemasaran yang efektif dengan calon konsumen. Salah satunya sekarang semakin populer menemani para pebisnis dalam meningkatkan trafik dan keuntungan lebih besar. Video dikabarkan mendapat peringkat lebih baik di Google, sudah terkenal untuk mendapatkan jangkauan organiknya di facebook. Video dianggap sebagai komunikasi dianggap paling efektif dan pastinya lebih lengkap. Dengan video para konsumen tentu tidak harus merasa kesulitan membaca maksud dari promosi anda. Hebatnya video, dapat menggambarkan sesuatu dengan waktu beberapa detik saja. 
video marketing, bisnis online, internet markting

Berikut adalah 22 alasan menggunakan video sebagai pemasaran pada tahun 2015:
  1. 65% dari pemirsa video menonton lebih dari 3/4 dari video
  2. 78% dari orang-orang yang menonton video online setiap minggu
  3. 55% dari orang-orang menonton video online setiap hari
  4. Pada 2015 para ahli percaya bahwa video akan mengambil 57% dari trafik internet. Itu setara dengan hampir 4x sebanyak web browsing dan email
  5. 2017, ini akan meningkat menjadi 69%
  6. Pada tahun 2018 dari eksekutif senior menonton video lebih banyak online daripada yang mereka lakukan tahun lalu
  7. 75% dari eksekutif bisnis menonton video yang berhubungan dengan pekerjaan setidaknya mingguan
  8. 54% dari eksekutif senior berbagai video yang berhubungan dengan pekerjaan bersama rekan-rekan setidaknya mingguan
  9. 59% dari eksekutif senior setuju bahwa jika keduanya antara teks dan video yang tersedia pada topik yang sama pada halaman yang sama, mereka lebih memilih untuk menonton video.
  10. 69% dari pemasaran, penjualan dan profesional bisnis telah menggunakan pemasaran video dan 31% lainnya masih berencana.
  11. 81% orang memiliki video mereka di situs web mereka
  12. 93% dari pemasar menggunakan video untuk pemasaran online, penjualan dan komunikasi
  13. 96% dari perusahaan B2B berencana untuk menggunakan video dalam pemasaran konten mereka pada tahun berikutnya
  14. 52% dari pemasar percaya bahwa pemasaran video yang efektif untuk meningkatkan brand, keterlibatan secara online 42%
  15. 67% ditemukan bahwa pemasaran video "cukup berhasil"
  16. 18% ditemukan bahwa pemasaran video "sangat sukses"
  17. Menggunakan kata "video" dalam baris subjek email meningkatkan tingkat membuakanya sebesar 19%
  18. Meningkatkan CTR sebesar 65%
  19. Mengurangi berhenti langganan 26%
  20. Situs yang termasuk video memiliki rata-rata waktu tinggal dua menit tambahan dibandingkan dengan situs yang tidak memakainya

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...