Skip to main content

Tips Pengusaha - Pikiran Terbuka Entrepreneur dan Pemilik Bisnis

Pikiran Terbuka Entrepreneur dan Pemilik Bisnis - Entrepreneur dan Pemilik bisnis tentu tidak selamanya mengalami masa sukses dalam menjalankan bisnisnya. Mereka juga pernah mengalami pasang surut sejak memulai bisnisnya. Seorang entrepreneur sangat disarankan agar open mind (pikiran terbuka) terhadap segala saran dan kritik yang datang pada mereka. Sebagai entrepreneur, anda harus open mind menerima ide-ide usaha. Jangan pernah terpaku pada satu ide tunggal saja. Tapi harus berani mencoba ide-ide yang baru. 

Banyak entrepreneur dengan bangga mengatakan bahwa produknya sangat bahus, tempat usahanya bagus(lokasi), karyawan setia dan berdedikasi tinggi. Lalu untuk apa mereka menyebutkan semua itu? Mungkin sebagian dari mereka karena pamer kesuksesan, tetapi ada juga yang menekankan bahwa mereka bekerja sangat keras demi mendapatkan kesuksesan itu. 
Sumber by twicsy
Akan tetapi, jika kita baik anda sebagai pemilik bisnis kecil atau pemilik usaha besar memiliki pikiran terbuka adalah kunci sukses. Mendengar berarti menjaga agar benar-benar diam, berhenti menyombongkan diri dan agar tidak memamerkan kesuksesan.

Banyak pebisnis yang tidak suka mendengar pendapat atau kritikan dari beberapa orang. Kritikan yang jujur yang membuatnya merasa direndahkan. Tanpa berpikir panjang dan mencoba mendengarkan atau membuka pikiran tentang apa yang dikatakan orang tentang usahanya atau tentang peluang usaha yang ingin dijalankan. Bahkan sebelum seseorang tersebut menyelesaikan pembicaraannya, Ia sudah menyela pembicaraan dan dengan sengaja mengubah topik pembicaraan. 

Mereka kadang tidak menyadari. Bahwa mendengar kenyataan memang menyakitkan, akan tetapi pada akhirnya kenyataan itu lah yang akan menyelamatkan bisnisnya. Maka ketika bisnisnya bangkrut atau mengalami sebuah masalah, barulah sadar dan menyesali jika saja mendengarkan saran dari teman atau orang yang memberi saran. Jika saja mendengarkannya, mungkin saja dapat menghindari beberapa masalah mereka. Pola pikiran terbuka pemilik bisnis atas saran dan kritik orang-orang tentu tidak selamanya baik dan buruk. Sehingga kemampuan menganalisa anda sangat diperlukan. Artinya perhatikan orang-orang yang memberikan saran tersebut kepada anda.

Mendengarkan adalah kunci dari menerima kekurangan dan kelebihan. Daripada anda hanya membual tentang kehebatan anda, siapapun akan malas mendengarkannya. Akan lebih baik jika anda membuat sebuah group diskusi untuk saling berbagai pengalaman yang nantinya dapat berguna untuk bisnis anda. Artinya sebelum produk bisnis anda di luncurkan, biarkan orang lain mengetahui dan memberitahu anda apa yang mereka pikirkan tentang ide bisnis (business ideas), peluang bisnis (business opportunities) dan produk anda. 

Pikiran terbuka adalah aktivitas otak terbuka terhadap berbagai ide, pandangan, argumen, data, teori dan kesimpulan. seorang entrepreneur tidak harus berpikir kreatif dan inovatif, tapi juga dibutuhkan pikiran terbuka. Untuk mengetahui sejauh mana pengatahuan bisnisnya dan sejauh mana usahanya berjalan. Dengan saran dan kritik dari banyak orang, kita dapat melihat kebutuhan pasar sesuai dengan bisnis. Pikiran terbuka bisa menjadikan seseorang menjadi inovatif yang dapat menciptakan produk dan jasa yang diterima oleh masyarakat. Banyak orang yang selalu merasa tidak memerlukan bantuan orang lain, merasa pengetahuan yang dimilikinya sudah mampu membesarkan dan menjalankan bisnisnya untuk jangka panjang. 

Pikiran terbuka artinya kita dapat menerima ide, saran dan kritikan yang datang dari banyak orang. Terkadang saat bisnis kita diterpa sebuah masalah, peran orang atau saran dari mereka dapat menjadi jawaban dari masalah tersebut. 
Orang yang berpikiran terbuka tak takut terhadap perubahan baru yang terjadi kapan saja dan tidak menutup pikiran untuk terus maju dalam kondisi apapun. Sehingga mereka dapat menjadi kreatif. Pikiran terbuka membantu kita menyelesaikan masalah dengan baik.
Baca Juga :
 Jadi benar bahwa Pikiran Terbuka Entrepreneur dan Pemilik Bisnis sangat penting bagi siapapun untuk dapat menyelesaikan masalah dengan baik.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti Pedagang ? Ketegori, Jenis Pedagang dan Ciri-Ciri Pedagang

Pedagang adalah orang atau badan yang melakukan aktivitas jual beli barang atau jasa dipasar. Di dalam aktivitas perdagangan, Pedagang adalah orang atau instusi yang memperjualbelikan produk atau barang, kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam ekonomi, pedagang dibedakan menurut jalur distribusi yang dilakukan dapat dibedakan menjadi : pedagang distributor (tunggal), pedagang partai besar, dan pedagang eceran.  Sedangkan pengertian pedagang secara etimologi adalah orang yang berdagang atau bisa disebut juga saudagar. Pedagang ialah orang yang melakukan perdagangan, memperjual belikan produk atau barang yang tidak diproduksi sendiri untuk memperoleh keuntungan. Berdasarkan penggunaan dan pengelolaan pendapatan yang diperoleh dari hasil perdagangan, pedagang dapat dikelompokan menjadi : Pedagang profesonal yaitu pedagang yang menggunakan aktivitas perdagangan merupakan pendapatan/sumber utasa dana satu-satunya begi ekonomi keluarga. Pedagang...

Apa Itu Risiko inflasi ?

Risiko inflasi , juga disebut risiko daya beli, adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan karena perubahan daya beli karena inflasi. Risiko inflasi mengacu pada risiko bahwa inflasi akan merusak kinerja investasi. Melihat hasil tanpa memperhitungkan inflasi adalah pengembalian nominal. Nilai yang harus dikhawatirkan oleh investor adalah daya beli, yang disebut sebagai pengembalian riil. Risiko inflasi adalah risiko yang diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Risikonya adalah bahwa nilai tunai akan berkurang oleh inflasi. Sebagai contoh, jika seorang investor memegang 40% dari portofolio tunai $ 1.000.000 dan inflasi berjalan pada 5%, nilai tunai portofolio akan kehilangan $ 20.000 per tahun ($ 1 juta x 0,4 x 0,05) karena inflasi. Kinerja portofolio setelah inflasi diperhitungkan disebut 'pengembalian nyata'. Inflasi dapat mengikis nilai pengembalian. Ka...

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? Jenis-Jenis Perusahaan

Apa Itu Usaha, Pengusaha dan Perusahaan? - Apa itu usaha? Usaha adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan berupa uang atau barang yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mencapai kemakmuran hidup. Tentu usaha yang dilakukan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang maksimal. Artinya kalau berbicara usaha, kegiatan untuk mencapai keuntungan baik langsung maupun tidak langsung. Sementara peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang datang pada waktu tertentu yang tidak dapat dilewatkan oleh seorang wirausahawan demi mendapatkan keuntungan. Walau terkadang banyak yang takut dengan kesempatan yang datang. Pengusaha adalah orang(pribadi) atau persekutuan (badan hukum) yang menjalankan sebuah jenis perusahaan. Dalam melakukan usaha, seorang pengusaha tidak dapat berjalan sendiri. Ia membutuhkan tenaga kerja yang akan membantunya menjalankan roda bisnis yang dijalankan. Apalagi perusahaan yang dikelolanya sudah cukup besar, maka tena...